Seluruh Jalur Pendakian Gunung Sumbing via Wonosobo Ditutup karena Kebakaran Hutan
📅 Selasa, 20 Okt 2026, 14:55 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Seluruh jalur pendakian Gunung Sumbing melalui Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, ditutup sementara setelah kebakaran hutan. Penutupan dilakukan untuk menjaga keselamatan pendaki setelah kebakaran melanda petak 29 RPH Kleseman, wilayah Kedu Utara.
Gunung Sumbing berada di wilayah Kabupaten Wonosobo, Temanggung, dan Magelang, Jawa Tengah, dengan beberapa jalur pendakian populer. Di Wonosobo, pendaki biasanya menggunakan jalur Gajahmungkur di Desa Lamuk serta jalur Garung di Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar.
Wakapolres Wonosobo, Kompol Nana Edi Sugito, mengatakan penutupan berlaku bagi seluruh jalur pendakian yang berada di wilayah hukum. "Untuk jalur pendakian yang berada di wilayah hukum Wonosobo, saat ini dinyatakan tutup," ujar dia dalam keterangan pers pada Selasa (20/10).
Penutupan tersebut bersifat sementara hingga petugas memastikan kebakaran hutan berhasil dipadamkan dan kondisi kawasan kembali aman. Kebijakan ini menjadi langkah antisipasi untuk menghindari risiko bagi pendaki yang masih berada di sekitar kawasan Gunung Sumbing.
Ia menjelaskan, pembukaan kembali jalur pendakian menunggu perkembangan penanganan kebakaran serta konfirmasi keamanan dari petugas. "Jalur pendakian masih ditutup sementara, sambil menunggu konfirmasi bahwa kawasan tersebut sudah aman kembali," kata dia.
Sementara itu, tim gabungan telah mendirikan posko di basecamp Gajahmungkur untuk mendukung koordinasi penanganan kebakaran hutan. Posko tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, Basarnas, dan Perhutani guna membantu kebutuhan informasi selama proses penanganan berlangsung.
Selain mendukung koordinasi petugas, posko gabungan juga disiapkan untuk melayani keluarga pendaki yang membutuhkan informasi mengenai kondisi terkini. Keberadaan posko ini diharapkan memudahkan keluarga memperoleh keterangan langsung dari petugas terkait situasi di kawasan pendakian.
"Kami juga mendirikan posko pengaduan bagi keluarga pendaki yang membutuhkan informasi mengenai kondisi di lapangan," ujar dia.
Ia kemudian mengimbau keluarga pendaki mendatangi posko di basecamp Gajahmungkur apabila membutuhkan penjelasan atau ingin menyampaikan pertanyaan terkait anggota keluarga.
Kebakaran hutan diketahui terjadi di sisi timur Gunung Sumbing pada Senin, 19 Oktober 2026, berdasarkan informasi yang disampaikan. Hingga jalur pendakian dinyatakan aman, masyarakat diminta mematuhi penutupan dan tidak memaksakan aktivitas pendakian di kawasan terdampak.
Petugas gabungan terus melakukan koordinasi untuk memastikan situasi terkendali sebelum jalur pendakian kembali dibuka bagi masyarakat. Pendaki yang berencana mengunjungi Gunung Sumbing melalui Wonosobo sebaiknya menunggu pengumuman resmi mengenai pembukaan jalur dari pihak berwenang. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!