Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Medvedev Juara AS Terbuka, Impian Djokovid Ukir Rekor Grand Slam Kandas

📅 Senin, 13 Sep 2021, 13:56 WIB | Oleh:
Medvedev Juara AS Terbuka, Impian Djokovid Ukir Rekor Grand Slam Kandas Doc: antarafoto
Ket. Daniil Medvedev berpose dengan Novak Djokovic seusai menjuarai AS Terbuka.

NEW YORK - Mimpi Novak Djokovic untuk meraih rekor gelar turnamen major ke-21 dan menyikat bersih Grand Slam tahun kalender 2021 sirna setelah kalah 6-4 6-4 6-4 dari petenis Rusia Daniil Medvedev di final AS Terbuka, Minggu waktu setempat atau Senin (13/9) WIB.

Medvedev, yang bermain di final turnamen major ketiganya, akhirnya mengangkat trofi Grand Slam sekaligus membalas kekalahan dari Djokovic awal tahun ini di final Australian Open.

Petenis Serbia itu berusaha menjadi orang pertama dalam lebih dari setengah abad yang memenangi empat turnamen utama yakni Australia Terbuka, Prancis Terbuka, Wimbledon, AS Terbuka pada tahun yang sama.

Pada laga final tersebut, dikutip dari Reuters, Djokovic mendapati dirinya jatuh ke dalam lubang setelah kehilangan set pertama. Namun, kali ini tidak ada jalan keluar karena petenis Rusia itu terus memberikan tekanan dengan rentetan ace sambil memberi Djokovic satu break.

Dominasi Medvedev yang sedemikian rupa membuat satu-satunya drama kecil terjadi di akhir set ketiga ketika petenis Rusia itu tiba-tiba dilanda ketegangan saat berusaha menutup pertandingan.

Melakukan servis pada kedudukan 5-2 Medvedev melakukan kesalahan ganda pada match point, memungkinkan Djokovic mengamankan satu-satunya break.

Setelah Djokovic menahan servis untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 5-4, Medvedev kembali melakukan match point dan kembali melakukan kesalahan ganda.

Tetapi pemain berusia 25 tahun itu tidak menyia-nyiakan kesempatan ketiga untuk merebut gelar juara.

Djokovic tiba di lapangan Stadion Arthur Ashe dengan beban sejarah di pundaknya.

Sementara itu final putri mencatatkan sejarah antara para remaja Emma Raducanu dan Leylah Fernandez -- final putri Grand Slam pertama yang menampilkan dua pemain bukan unggulan -- final putra justru menampilkan petenis nomor satu dunia Djokovic bertemu dengan nomor dua Medvedev.

Sebelumnya, dalam wawancara usai kemenangan di semifinal, Djokovic mengatakan akan memperlakukan final seolah-olah itu adalah pertandingan terakhir dalam kariernya tetapi berhasil menghasilkan yang terbaik.

Medvedev juga sangat menyadari bahwa ada ruang kecil dalam buku sejarah untuknya jika dia berhasil menjadi pemain yang meruntuhkan mimpi Djokovic untuk menyapu bersih dan meraih rekor Grand Slam yang didambakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

50 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

56 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.