Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UI dan Merck Dirikan Laboratorium Penelitian Life Sciences

📅 Rabu, 31 Mar 2021, 18:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
UI dan Merck Dirikan Laboratorium Penelitian Life Sciences Doc: (ANTARA/Humas UI)
Ket. Peresmian Laboratorium Kolaborasi UI-Merck dihadiri oleh jajaran pimpinan di lingkungan UI dan sivitas akademika UI

Depok- Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) dan Merck mengumumkan inagurasi bentuk nyata kemitraan strategis untuk mendirikan Laboratorium Kolaborasi antara perusahaan dan UI.

Rektor UI Prof. Ari Kuncoro dalam keterangannya, Rabu, menyambut baik kerja sama dan inisiatif dari Merck untuk membangun Laboratorium Kolaborasi di FMIPA UI.

"PT Merck Chemical and Life Sciences (MCLS) mendukung peralatan Laboratorium Kolaborasi di Departemen Biologi FMIPA UI untuk memperkuat penelitian bidang Life Sciences. Kerja sama UI dengan MCLS dalam bidang penelitianlife sciencesini diinisiasi untuk memperkuat penelitian di bidang pemantauan lingkungan, analisis kimiawi, mikrobiologi dan biologi molekuler, serta inovasi di bidang pangan, pertanian, dan pengelolaan limbah," ujar Prof. Ari.

Laboratorium kolaborasi yang berlokasi di Gedung Departemen Biologi FMIPA UI ini didirikan untuk membantu memajukan penelitian dan perkembangan inovasi ilmu Hayati (life science) di Indonesia.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Induk Perjanjian Kerja Sama antara Merck dengan Universitas Indonesia, serta inagurasi oleh Prof. Bambang Brodjonegoro Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Indonesia.

Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Indonesia Prof. Bambang Brodjonegoro laboratorium Kolaborasi ini adalah bagian dari strategi besar Indonesia untuk mendorong ekonomi yang berbasis sumber daya alam menjadi ekonomi yang berbasis inovasi.

Bambang mengatakan berdasarkan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2017-2045, memiliki visi pada tahun 2045 Indonesia diharapkan bisa keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah menjadi negara dengan ekonomi maju, dasarnya adalah daya saing dan kedaulatan yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Upaya untuk melahirkan riset dan teknologi yang kuat, tidak bisa sendirian dan harus melibatkan berbagai pihak," katanya.

Sejak tahun 2020, Kemristek mendorong Prioritas Riset Nasional (PRN) 2020-2024 dengan berbagai fokus diantaranya melahirkan inovasi yang tepat guna, mudah dijangkau, inovasi melahirkan substitusi impor dan peningkatan lokal konten, inovasi yang melahirkan nilai tambah terutama dari sumber daya alam beserta komersialisasi, dan inovasi yang bisa mengejar frontier technology," kata Prof. Bambang.

Dia mengatakan bahwa upaya yang dilakukan FMIPA UI dan Merck sejalan dengan PRN, yakni menjembatani gap yang sangat besar antara penelitian dan dunia usaha.

"Kolaborasi ini adalah solusi yang sangat bagus, karena kerja sama sudah berjalan baik sejak awal (hulu), kemudian dapat dilanjutkan inovasi, industrialisasi, hingga tahap komersialisasi. Kami selalu mendukung kerja sama yang memupuk dunia riset dan inovasi di Indonesia. Kami berharap apa yang dilakukan Merck dan UI dapat memacu lebih banyak kolaborasi, khususnya dalam dunialife sciencedi negeri ini," katanya.

Presiden Direktur PT Merck Chemicals dan Life Science Christopher Thomas mengatakan Universitas Indonesia adalah salah satu pusat penelitian paling terkemuka di Indonesia. Melalui Laboratorium Kolaborasi ini, Merck akan memfasilitasi kebutuhan peralatan laboratorium canggih, mendukung transfer keahlian dan pengetahuan, serta memperluas akses laboratorium kepada akademisi dan ilmuwan untuk penelitianlife sciencedari dalam dan luar UI, termasuk lembaga penelitian lainnya.

"Kami berharap dukungan kami dapat memberdayakan para peneliti muda untuk menghasilkan penelitian dan terobosanlife scienceberkualitas dunia," ujarnya.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Mau Tujuh Belasan di Istana? Segera Daftarkan Diri

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Mau Tujuh Belasan di Istana...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.