Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Agama Harus Jadi Inspirasi, Bukan Aspirasi

📅 Sabtu, 13 Feb 2021, 06:00 WIB | Oleh:
Agama Harus Jadi Inspirasi, Bukan Aspirasi Doc: KORAN JAKARTA/M FACHRI

Namun, alih-alih mengedepankan pluralisme dalam beragama, kerap ditemui tindakan intoleransi di masyarakat yang mengatasnamakan agama. Hal ini tidak hanya terjadi antarpihak yang berbeda agama. Intoleransi dalam satu agama pun kerap terjadi. Bahkan, intoleransi kehidupan beragama juga sudah masuk ke institusi pendidikan.

Pemeritah harus terus berupaya untuk menghapus dan mencegah adanya intoleransi yang dapat berujung konflik. Di era kolaborasi saat ini, sikap intoleran bisa menjadi batu sandungan.

Belum lagi, adanya pandemi Covid-19 menjadi pekerjaan baru pemerintah. Dalam kondisi sulit seperti ini, keagamaan bisa menjadi salah satu cara agar masyarakat saling menguatkan, bukan malah menimbulkan konflik baru yang memperkeruh keadaan.

Untuk membahas masalah keagamaan, wartawan Koran Jakarta, Muhamad Ma'rup mewawancarai Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dalam beberapa kesempatan. Berikut petikannya.

Bagaimana sebenarnya peran agama di tengah keberagaman Indonesia?

Saya ingin menjadikan agama sebagai inspirasi, bukan aspirasi. Artinya apa? Agama sebisa mungkin tidak lagi digunakan menjadi alat politik, baik untuk menentang pemerintah maupun merebut kekuasaan, atau mungkin untuk tujuan-tujuan yang lain.

Caranya, dengan menumbuhkan sikap saling menghormati antarpemeluk, antarmereka yang berbeda keyakinan. Mereka yang bukan saudaramu dalam iman adalah saudaramu dalam kemanusiaan. Saya berkomitmen untuk menjadi menteri semua agama. Tidak boleh ada perbedaan, tidak boleh ada diskriminasi bagi semua agama di Indonesia.

Agama mirip sepak bola. Di satu sisi, dia bisa mendamaikan. Di sisi lain bisa mencerai-beraikan. Sepak bola kalau bagus harmoninya, permainannya bagus, peraturannya bagus, maka permainan akan terlihat cantik dan bagus. Sebaliknya, bila pemainnya gak becus, peraturannya juga gak bagus, wasitnya berat sebelah, maka pasti tidak enak ditonton dan akan menimbulkan kericuhan.

Sebaiknya Anda baca juga:

Bagaimana menerapkan konsep agama sebagai inspirasi tersebut?

Toleransi tingkat tinggi ini harus diteladankan dari Kementerian Agama (Kemenag). Saya tidak ingin dari Kemenag justru muncul cara-cara diskriminatif satu dengan lainnya. Kemenag sebagai kementerian semua agama. Saya akan berusaha mengembalikan agama pada fungsinya yang mendamaikan. Kita kembalikan agama pada fungsinya yang mendamaikan, sebagai jalan untuk melakukan resolusi konflik atas semua persoalan. Kita akan menolak gerakan yang ingin menjadikan agama sebagai sumber konflik dan perpecahan. Semua harus berangkat dari Kemenag ini.

Sebagai Menteri baru, apakah ada pesan khusus dari Presiden Joko Widodo?

Presiden Joko Widodo berpesan, Kemenag harus didesain menjadi kementerian yang baru dalam artian tidak boleh menjadi Kementerian Agama salah satu agama saja. Kementerian ini harus menjadi kementerian semua agama. Kementerian yang melindungi semua pemeluk agama yang adil dan proporsional. Nah, semangat ini yang sekarang coba kami bawa. Semangat untuk menjadikan kementerian ini milik bersama dan milik semua umat.

Kerap ada pandangan, sulit menyatukan antara agama dan dasar negara Pancasila. Bagaimana menurut Anda?

Mari jadikan agama sebagai inspirasi pembangunan bangsa dan negara. Di negara yang berdasarkan Pancasila ini, tidak ada diktator mayoritas atau tirani mayoritas. Semua umat beragama dituntut saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing. Hak seseorang dibatasi oleh hak orang lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Gempa Guncang Gunung Fuji: ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

28 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.