Pecel dalam Kuliner Indonesia
📅 Rabu, 05 Feb 2020, 01:00 WIB | Oleh: Tim PenulisPerbedaan cita rasa pada bumbu pecel karena memang penggunaan bahan yang sedikit berbeda. Misalnya menggunakan kecur yang dominan pada bumbu pecel Jawa Tengah bagian barat dan juga penggunaan daun jeruk yang kuat pada sebagian besar bumbu pecel Jawa Timuran. Adapun sajian Pecel Ndeso di Solo malah memiliki penampilan bumbu yang hitam karena bumbu pecelnya menggunakan wijen hitam.
Di Kroya dan Banjar pecel dilengkapi dengan Bunga Kecombang atau Honje. Menyantap pecel ini memang akan memunculkan sensasi yang beda. Kembang honje atau kecombrang memiliki aroma harum yang kuat, sehingga sayuran dan bumbu kacangnya tetap kalah dominan dengan aroma kecombrang. Biasanya usai menyantap pecel kecombrang, mulut tetap harum dalam beberapa waktu.
Sementara di Jawa Timur, pecel dilengkapi antara lain dengan kecipir, lamtoro atau petai cina. Pecel di Yogyakarta dan Solo sering di lengkapi dengan Kembang Turi. Untuk campuran pecel yang satu ini juga memiliki rasa yang khas. Kembang turi yang berwarna putih bila direbus akan memunculkan rasa sedikit pahit. Ini justru mendatangkan rasa yang lezat , saat bercampur dengan bumbu kacang. Ada juga sajian pecel menggunakan daun yang mulai langka, yakni pecel semanggi yang dulu mudah ditemui di Surabaya. Semanggi merupakan sekelompok paku air yang tadinya mudah ditemukan di pematang sawah atau tepi saluran irigasi. Bentuknya menyerupai payung yang tersusun dari empat anak daun yang berhadapan. Semanggi mengandung zat fitoestrogen dari tumbuhan yang berkhasiat untuk mencegah osteoporosis.
Di daerah Tulungagung terdapat Pecel Punten. Makanan khas dari Tulungagung ini memiliki bentuk pecel seperti ketupat persegi, tapi rasanya lebih gurih dan wangi. Pecel Punten berisikan kangkung, tauge, dan daun ketela atau daun lembayung ditambah lauknya yaitu tempe dan ikan goreng lalu disiram dengan bumbu kacang.
Di Madiun ada juga pecel yang penyajiannya berbeda. Yakni tidak menggunakan nasi atau lontong, tetapi menggunakan nasi yang dimasak dengan santan dan daun salam serta garam kemudian dijojoh yaitu proses penumbukan agar nasi benar-benar sampai kalis. Daerah Kediri memiliki Pecel Tumpang yang rasanya beda dengan pecel bumbu kacang. Ini dikarenakan sambal tumpangnya sendiri terbuat dari tempe semanggit yang dimasak dengan santan, cabai dan bumbu pecel pada umumnya. Gurihnya sambal tumpang yang berpadu dengan pecel sayur.
Pecel di Sumatra Pecel tidak hanya ditemukan di Pulau Jawa. Di Sumatra ada hidangan Katupe Pical. Sajian asal Sumatra Barat ini memiliki nama lain ketupat pecel.
Yakni berupa ketupat yang dihidangkan bersama mie kuning, sayuran rebus dan disiram dengan bumbu kacang atau bumbu pecel. Yang istimewa dari hidangan ini adalah jantung pisang yang digunakan sebagai sayuran untuk pecelnya.
Selain Ketupat Pecel, ada juga pecel Aceh. Komposisi sayuran dan bumbu pecel Aceh sama dengan pecel-pecel umumnya. Perpaduan sayuran kangkung, kacang panjang dan tauge rebus dan siraman bumbu kacang.
Terkadang pecel disajikan dengan kerupuk merah di atasnya. Di Sumatra pelengkap pecel berupa sate telur puyuh, sate kerang atau burung puyuh goreng. nik/R-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!