Banjir Bukan Fenomena Alam Semata
📅 Kamis, 02 Jan 2020, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: istimewa
JAKARTA - Hari pertama tahun 2020, informasi di lini massa diwarnai oleh banjir yang terjadi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Banjir tak hanya melanda ibu kota namun di beberapa wilayah di Sumatera seperti Bengkulu dan Labuhan Batu, Sumatera Utara. "Banjir yang terjadi di beberapa wilayah, seperti Bogor, Bekasi, DKI Jakarta, hingga ke ruas tol Cikampek-Palimanan bahkan di sejumlah daerah, tidak bisa dipandang sebagai satu kejadian tunggal.
Bencana alam adalah sebuah keniscayaan, manusia seharusnya bisa melakukan mitigasi dengan mengarusutamakan kualitas lingkungan hidup yang baik dan sehat," kata Ketua Umum Masyarakat Jurnalis Lingkungan atau The Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ), Rochimawati di Jakarta, Rabu (1/1).
Menurutnya, pemberitaan dan laporan soal bencana seharusnya ditarik lebih dalam ke faktor-faktor lain yang memengaruhinya. Mulai dari regulasi yang kurang mendorong kepedulian atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, hingga ideologi dan rongrongan oligarki yang seolah-olah mendorong peningkatan indeks pembangunan manusia.
"Masyarakat Jurnalis Lingkungan mengajak seluruh jurnalis dan media massa untuk memberikan informasi yang jelas dan akurat terkait peristiwa bencana," ujarnya. lalu disusul oleh bencana longsor dan banjir bandang,". yok/E-3
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!