Hasil Riset Penyakit Menular Dioptimalkan
📅 Jumat, 27 Des 2019, 06:00 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: Koran Jakarta/Muhamad Ma’ruf
JAKARTA - Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan terus melakukan optimalisasi riset penyakit, termasuk penyakit menular. Hal tersebut dilakukan agar proses penangan penyakit menular bisa tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.
"Berdasarkan hasil riset maka akan ada keputusan melakukan penanganan terhadap suatu wabah penyakit menular bisa tepat sasaran," ujar Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agung Putranto, pada acara ulang tahun Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes, di Jakarta, Kamis (26/12).
Terawan mengatakan dalam melakukan penelitian penyakit salah satunya melalui proses screening mulai dari partikel sampai varian penyakit. Tim peneliti melakukan meneliti setiap gejala penyakit menular yang ditemukan di setiap daerah di Indonesia lewat Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes.
Menurutnya, tanpa ada penanganan yang tepat sasaran, penyakit menular dapat meluas dan menjadi wabah di masyarakat. Dengan adanya hasil riset yang salah satunya dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan diharapkan akan membuat penangan lebih tepat sasaran dan efektif.
"Kalau sampe salah mendeteksi, nanti obatnya salah dan dalam skala besar dapat merugikan negara yang sangat besar. Karena itu harus ada yang mampu untuk mendiagnosa penyakit inveksi atau menular ini dengan baik," jelasnya.
Menkes menyebut peralatan di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes cukup mumpuni mendiagnosa segala jenis penyakit. Bahkan, ia memastikan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes akan terus berkembang lebih baik lagi baik dari segi alat maupun sumber daya manusianya.
Fasilitas Rujukan
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes, Siswanto, mengatakan pihaknya memiliki laboratorium yang dijadikan fasilitas rujukan nasional. Laboratorium tersebut terus melakukan update mengenai penyakit-penyakit menular yang terus mengalami perubahan.
Selain itu, pihaknya juga akan terus melakukan inovasi-inovasi solusi dan perbaikan implementasi program dengan kondisi kesehatan di masyarakat. Untuk itu, perlu ada integerasi antara data dan informasi yang dimiliki Kemenkes untuk melahirkan inovasi solusi yang tepat sasaran.
"Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes tidak saja menyediakan data dan informasi terkait permasalahan dan progres pembangunan kesehatan, namun juga harus mampu melakukan inovasi-inovasi solusi dan perbaikan implementasi program di lapangan," pungkas Menkes Terawan. ruf/E-3
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!