Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

-

Simfoni Ekologi Natal

📅 Selasa, 24 Des 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Tapi di malam gelap padang tempat para gembala beristirahat sesudah berhari-hari menjaga kawanan domba yang terkadang disergap serigala! Gembala Dan kepada para gembala itu, yang pasti sedang lelah dan gundah, malaikat berkata, "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan." Yesus lahir bukan di atas kasur empuk di rumah kaca atau di rumah sakit mewah, melainkan di tempat sederhana, yang dari cara penggambaran malaikat itu, lebih serupa dengan suatu kendang ternak, sebab di sana ada palungan, yakni tempat makan ternak yang sangat di hafal oleh para gembala. Yesus lahir dan menyatu dengan alam semesta dengan segala kesederhanannya.

Namun disertai dengan simfoni indah bersama para malaikat surga. Kata Santo Lukas, dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat sejumlah besar bala tentara surga yang memuji Allah. Katanya, "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya."

Itulah simfoni ekologi surgawi yang menandai Natal perdana. Lalu simforni berikutnya, sebagai puncak termegah terjadi. Setelah malaikat-malaikat meninggalkan mereka dan kembali ke surga, gembala-gembala berkata seorang kepada yang lain, "Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita."

Puncak simfoni adalah tindakan bergegas cepat-cepat berjumpa Sang Juruselamat. Begitulah para gembala itu memainkan puncak simfoni ekologi Natal saat mereka berjumpa dengan Yesus Kristus, Sang Juruselamat yang lahir ke Bumi.

Namun dibaringkan di palungan, dibungkus dengan lampin, tetapi dalam senyum yang teduh dan membawa sukacita bagi siapa saja yang datang menyembah-Nya dalam iman, harapan dan cinta!

Lalu kini, kita diundang turut ambil bagian dalam simfoni itu. Masihkah kita ragu di mana merayakan kelahiran-Nya, namun tetap jauh dari semangat simfoni ekologi Natal perdana? Mari menyambut Natal dan turut memainkan simfoni ekologi Natal saling menjaga hubungan satu dengan lainnya. Kita sebagai sesama dalam persaudaraan dengan semangat menjaga keutuhan lingkungan hidup ini. Selamat Natal.

Penulis seorang pastor

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Michael Olise Tidak Akan Di...

27 Rumah Ikan Diboyong ke Kayu Pulau , Jayapura

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
27 Rumah Ikan Diboyong ke K...
Daerah
Lokasi Durian Premium Tenga...
Olahraga
Tugas Berat Fajar/Fikri di ...
Nasional
Akademisi Berikan Apresiasi...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Bantuan pemerintah yang patut diapresiasi karena sangat membantu ...
    Saatnya salah satu komoditi perkebunan andalan indonesia tembus ...
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
  • Piala Dunia 2026: Kapten Timnas Spanyol Rodri Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik
    Preview komentar:
Tugas Berat Fajar/Fikri di Final China Open, Mempertahankan Dua Prestasi

Tugas Berat Fajar/Fikri di Final China Open, Mempertahankan Dua Prestasi

26 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.