Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Imelda Budiman Promosi Kuliner Indonesia di Amerika Serikat

📅 Sabtu, 15 Jun 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Imelda Budiman Promosi Kuliner Indonesia di Amerika Serikat Doc: istimewa

Setelah kembali ke Amerika Serikat dari Jakarta dalam rangka menghadiri gala premier film "Pariban: Idola dari Tanah Jawa" pada Mei 2019 lalu, kini aktris dan model Imelda Budiman langsung disibukkan dengan kegiatan fundraising melalui bazaar makanan Indonesia di Denver, Colorado, Amerika Serikat (AS).

Kegiatan bazaar makanan Indonesia ini memang kerap rutin diadakan setiap tahun. Tahun 2019 ini, merupakan tahun yang ke-14. Bukan saja memimpin dan mengawasi pelaksanaan kegiatan, Imelda juga ikut memasak 80 porsi pesanan mi ayam bakso, dan 100 porsi martabak telur.

"Bazaar setiap tahun ini merupakan kerjasama antara Global Refuge International dengan Riverside Indonesian Fellowship di Denver, Colorado. Revenue yang kita dapatkan sekitar 20 ribu dolar AS setiap tahunnya," ujar Imelda, dalam rilis persnya, baru-baru ini.

Menurut ibu tiga anak yang tinggal di Amerika selama hampir 20 tahun ini, dan kini telah memilih tinggal di Washington DC, penjualan makanan tersebut sudah dimulai sejak 4 Mei 2019 lalu. Baik melalui website atau telepon. Persiapan masak-memasak pun dimulai sejak 4 Juni 2019. Selanjutnya, makanan siap diantar, atau diambil oleh customers pada 9 Juni 2019.

Ada 21 macam makanan Indonesia yang dipasarkan. Seperti makanan pembuka seperti lemper, sosis solo, dan lain-lain). Lalu ada pula makanan utama seperti nasi padang, mie ayam bakso, sate ayam, dan sebagainya, hingga makanan penutup seperti martabak manis, lapis Surabaya, dan lainnya.

"Seluruh keuntungan dari kegiatan ini kami gunakan untuk pengiriman pengobatan dan bantuan lain ke Suriah, Congo, Uganda. Termasuk ke Yayasan El Safan, panti asuhan tuna netra di Pondok Bambu, Jakarta," kata Mrs Indonesia World 2014 ini.

Imelda juga menjelaskan bahwa pelanggan yang membeli makanan, 85 persen adalah orang asli Amerika Serikat, dan mereka sangat menyukai makanan Indonesia. Makanan yang paling laris adalah sate ayam. Disusul nasi padang, lemper dan martabak manis.

Pada awal pelaksanaannya, sekitar 2005, bazaar dilakukan dengan membuka tenda-tenda makanan di area parkir kendaraan. Namun hasil penjualan kurang efektif, karena akhirnya banyak makanan tersisa. Dalam 11 tahun terakhir, bazaar dilakukan secara online. Di mana customer sudah pre-order (memesan terlebih dahulu), lalu makanan dikirim atau diambil pada hari H.

"Cara ini sangat efektif, karena siapapun di Denver dan sekitarnya bisa order. Dan kita memasak sesuai jumlah orderan yang masuk, jadi tidak ada makanan tersisa," tukasnya. Walaupun kini ia tinggal di Washington DC, Imelda dan keluarga rela terbang ke Denver demi pelaksanaan bazaar ini.

yzd/S-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Daerah
NTT Kembali Diguncang Gempa...
Olahraga
Tijjani Reijnders Gabung Kl...
Nasional
KPK Usut Izin WNA, Dugaan K...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.