Ekonomi Inklusif di Era Industri 4.0
📅 Kamis, 09 Mei 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiInfrastruktur
Penguasaan teknologi menjadi penentu daya saing pada era industri 4.0. Industri nasional perlu berbenah terutama optimalisasi penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Pemanfaatan teknologi akan melahirkan suatu model bisnis baru berbasis digital yang lebih efisien dan berkualitas. Hal ini tidak hanya dalam proses produksi, tetapi meliputi seluruh rangkaian kegiatan industri.
Untuk itu, industri nasional memerlukan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi yang memadai. Pemerataan infrastruktur adalah kunci kedua keberhasilan pertumbuhan ekonomi inklusif dalam era revolusi industri 4.0. Keterlibatan pelaku UMKM dalam platform e-commerce membutuhkan konektivitas dan interaksi dengan teknologi yang memadai.
Faktanya, belum seluruh wilayah Indonesia didukung kualitas jaringan yang cepat dan stabil. Sesuai dengan roadmap "Making Indonesia 4.0." pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas jaringan internet secara merata di seluruh sentra usaha kecil dan menengah. Konektivitas beberapa kawasan industri juga akan dioptimalkan hingga pada kualitas jaringan 5G.
Seluruh upaya tersebut diharapkan mampu mendorong UMKM semakin siap memasuki era revolusi industri 4.0. Pertumbuhan ekonomi yang disumbang UMKM turut memastikan bahwa keberhasilan implementasi revolusi industri 4.0 telah menyentuh sampai ke akar lapisan masyarakat. Penulis Banyak Mencermati Isu Ekonomi Kerakyatan
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!