Membenahi Informasi Kesehatan
📅 Kamis, 08 Mar 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiDepresi dan gangguan kejiwaan lainnya makin sering terjadi baik orang biasa maupun selebriti. Agenda penting bangsa mengantisipasi ledakan depresi. Sangat relevan agenda World Health Organization (WHO) yang menjadikan 2017 sebagai kampanye dengan tema ''Depresi, Ayo Bicara'' (depression, let's talk). Lembaga dunia tersebut juga memprediksi ledakan depresi di berbagai belahan dunia.
Untuk mewujudkan tema WHO perlu media sebagai prasarana kelompok sasaran. Praktisi televisi, radio siaran, dan radio komunitas perlu mendapat konten kesehatan jiwa dan narasumber berkompeten. Indonesia merupakan salah satu negara yang diberi catatan khusus WHO, bakal terjadi ledakan depresi. Tentunya ini sangat serius karena dampak depresi bisa menghancurkan bangsa. Kualitas hidup merosot dan produktivitas terpuruk.
WHO merekomendasi, gangguan mental pada pelayanan kesehatan jiwa tingkat dasar harus dirawat dengan pasokan obat psikotropika memadai. Perlu ada perbaikan kebijakan program serta memantau kesehatan mental rakyat secara akurat lewat media berbasis komunikasi kesehatan.
Penulis Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Unitomo Surabaya
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!