Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

Cerita tentang Lika-liku Mengasuh Anak

📅 Selasa, 17 Okt 2017, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Cerita tentang Lika-liku Mengasuh Anak Doc: istimewa

Judul : Happy Little Soul

Penulis : Retno Hening Palupi

Penerbit : Gagas Media

Cetakan : Keenam, 2017

Tebal : xiv+202 halaman

ISBN : 978-979-7808-86-0

Menyelami kasih sayang ibu untuk anak proses tanpa ujung. Banyak usaha untuk memberi yang terbaik buah hati. Itulah kira-kira isi buku Happy Little Soul. Layaknya buku parenting, banyak tip dan trik mengasuh anak dalam bacaan ini. Pembaca diajak "belajar bersama" memahami dunia anak dengan penuh cinta (hal vii).

Ada suka duka selama hamil. Ya, sewajarnya ibu dengan kehamilan pertamanya bercampur antara bahagia, cemas, dan harapan tinggi segera lahir buah hati.

Setelah kelahiran anak pertama bernama Kirana, tantangan belum berhenti. Bahkan, "petualangan" baru tersaji dengan segala kebimbangan dan kebingungan menjadi ibu sesungguhnya. Juga diungkapkan keteguhan memberi ASI eksklusif, dibedong atau tidak, pakai atau tanpa bedak pascamandi, digendong atau ditidurkan. Ia sadar benar sebagai ibu harus menjadi leader (hal 25). Ia harus belajar dan terus mencari informasi serta konsultasi kepada para ahli. Dia ingin menjadi contoh baik bagi anaknya.

Perkembangan anak harus terus didampingi sescara penuh. Seorang ibu tetap tak lepas dari keresahan dan bahkan ketidaksabaran dalam mengasuh anak mulai dari belajar merespons gerakan, memahami tangisan, mengajarkan berkomunikasi, membacakan cerita, hingga menyugesti diri sendiri bahwa anak akan merasa nyaman dengan perlakuan-perlakuan (hal 51).

Cerita tahapan pengasuhan anak dalam buku ini memang bukan sebuah panduan mutlak. Mengasuh anak tidak selalu soal teori. Bukankah setiap anak itu istimewa? Ada baiknya tidak memaksa anak menjadi master dalam semua. Mendampingi dan mengarahkan menjadi keniscayaan bagi setiap orang tua. Namun, praktik yang baik harus dipandu teori yang mendukung. Maka, belajar teori parenting kemudian disesuaikan dengan kondisi anak dan sekitarnya akan membantu memaksimalkan cara pengasuhan.

Melengkapi kisah, diselipkan juga tip pengasuhan dan mengajak pembaca menjadi orang tua kreatif. Misalnya, dengan membuat mainan sendiri dari bahan bekas sekitar rumah. Ini tentunya mengajak anak dalam membuat. Ciptakan suasana santai, terus berkomunikasi sepanjang kegiatan, dan tidak memaksa. Yang tidak kalah penting menemani bermain, sambil memberi contoh kebiasaan-kebiasaan baik. Ini termasuk yang terlihat sepele, namun sangat penting bagi anak kelak. Misalnya mengucapkan terima kasih, minta tolong, dan menyampaikan permintaan maaf (hal 114).

Menjadi ibu harus terus belajar dan terus menggali pengetahuan baru. Menjadi ibu sukses tidak cukup dengan capaian-capaian yang kasat mata ada dalam diri anak. Perlu diingat, menjadi ibu sebuah tanggung jawab.

Diresensi Santi Pratiwi T Utami, Dosen Universitas Negeri Semarang

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Abdul Rivai Ras: ‘Transfo...
Dua Arca Perunggu Dikembalikan As ke Indonesia, Ini Alur Penyelundupannya!

Dua Arca Perunggu Dikembalikan As ke Indonesia, Ini Alur Penyelundupannya!

10 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
IHSG Hari Ini Panen Sentimen Positif
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.