Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Komisi VII DPR: IKN Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru, Pangkas Biaya Logistik dan Dorong Indonesia Timur

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 21:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komisi VII DPR: IKN Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru, Pangkas Biaya Logistik dan Dorong Indonesia Timur Doc: Antara
Ket. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati D Djojohadikusumo (tengah) saat kunjungan kerja ke IKN di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (10/7).

Penajam Paser Utara - Komisi VII DPR RI menyatakan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berlokasi di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, diproyeksikan tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai pemantik pertumbuhan ekonomi baru.

"Pembangunan IKN tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai pemantik pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan dan kawasan timur Indonesia," ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati D Djojohadikusumo saat melakukan kunjungan ke IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Jumat (10/7).

"Pembangunan ibu kota baru Indonesia diharapkan memberikan multiplier effect atau efek pengganda yang mendorong pemerataan pembangunan nasional," tambahnya.

IKN memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem logistik nasional, dengan posisi ibu kota baru Indonesia tersebut berada di titik tengah Indonesia dapat menjadi pusat distribusi baru yang menurunkan biaya pengiriman barang ke wilayah timur.

Karena itu sentra industri dan distribusi tidak lagi terpusat di Pulau Jawa, IKN dapat menjadi titik tengah yang membuat arus barang lebih seimbang, kata dia, biaya logistik di Indonesia masih menjadi tantangan besar bagi industri.

Ia mencontohkan biaya pengiriman dari Jawa ke Papua lebih tinggi dibandingkan pengiriman ke luar negeri seperti ke China, dan kondisi tersebut dinilai menghambat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur yang bergantung pada pasokan barang dari Pulau Jawa.

Pembangunan infrastruktur dasar di IKN, termasuk jaringan jalan dan konektivitas antardaerah, bakal mendukung efisiensi logistik, kemudian keberadaan jalur tol dan akses transportasi yang lebih pendek ke wilayah timur dapat menurunkan biaya distribusi secara signifikan.

IKN juga dirancang sebagai kota masa depan yang mengusung konsep kota pintar (smart city) dan kota hutan (forest city), membuat ibu kota baru Indonesia memungkinkan menjadi percontohan nasional dalam penggunaan teknologi terbarukan dan energi baru.

Pengembangan IKN juga memberikan dampak ekonomi bagi daerah sekitar, menurut dia, dengan meningkatnya akses dan aktivitas di kawasan itu, desa-desa di sekitar IKN berpotensi mengembangkan wisata lokal yang dapat menarik kunjungan wisatawan.

"Jika IKN menjadi pusat kegiatan, wisatawan yang datang bisa menjelajahi daerah sekitar, dan akan memberi insentif bagi desa wisata untuk berkembang,” jelasnya lagi,

Potensi wisata berbasis budaya dan lingkungan, termasuk desa adat dan kawasan konservasi orangutan, dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, demikian Rahayu Saraswati D Djojohadikusumo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Resmi IPO Hari Ini, Jumat (10/7), RANS Entertainment Bantah Rumor Pencucian Uang

Resmi IPO Hari Ini, Jumat (10/7), RANS Entertainment Bantah Rumor Pencucian Uang

10 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
IHSG Hari Ini Panen Sentimen Positif
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.