Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rivalitas Ronaldo-Messi Berlanjut di Piala Dunia

📅 Jumat, 13 Okt 2017, 01:00 WIB | Oleh:
Rivalitas Ronaldo-Messi Berlanjut di Piala Dunia Doc: istimewa

Ronaldo dan Messi yang telah memenangkan penghargaan Pemain Terbaik FIFA sejak tahun 2008, nyaris tidak ambil bagian tahun di Piala Dunia 2018.

ZURICH - Kemungkinan gelaran Piala Dunia tanpa Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi ternyata dugaan yang salah. Tapi turnamen sepakbola terbesar yang akan berlangsung tahun depan itu akan kehilangan setelah kegagalan Amerika Serikat lolos ke Russia 2018.

Di sisi lain, Panama menunjukkan bahwa sangat mungkin bagi negara-negara kecil untuk lolos tanpa memperluas putaran final menjadi 48 tim, yang direncanakan untuk edisi 2026. Panama bergabung dengan Islandia dalam mencapai putaran final turnamen tersebut untuk pertama kalinya. Juara Amerika Selatan Chile, seperti juara Afrika Kamerun, gagal mendapatkan tiket ke Russia.

Dua puluh tiga dari 32 finalis kini telah diputuskan sementara sisanya akan diselesaikan pada bulan November dengan empat tempat dari playoff Eropa, dua playoff antarbenua dan putaran terakhir kualifikasi Afrika, di mana persaingan di tiga grup masih terbuka.

Brasil, yang akan tampil di Piala Dunia ke-21 mereka, tetap menjadi satu-satunya timnas yang selalu hadir di final dan telah lolos jauh sebelum drama yang terjadi awal pekan ini.

Ronaldo dan Messi, yang telah memenangkan penghargaan Pemain Terbaik FIFA sejak tahun 2008, menatap pertandingan terakhir dengan belum yakin apakah mereka akan ambil bagian tahun depan.

Kekhawatiran tersebut mereda setelah hattrick Messi membuat Argentina menang 3-1 atas Ekuador untuk memastikan tempat mereka. Semetara Portugal berhasil menang 2-0 atas Swiss.

Amerika Serikat, salah satu anggota FIFA yang paling penting dalam hal komersial, tidak seberuntung itu saat kalah 1-2 dari Trinidad dan Tobago. Hasil itu yang dikombinasikan dengan kemenangan untuk Panama atas Honduras, mengakhiri tujuh penampilan berturut-turut AS di putaran final.

Belanda, semifinalis 2014 dan runner-up pada 2010, juga akan absen saat juara empat kali Italia, yang terakhir gagal lolos pada 1958, menghadapi laga playoff dua leg pada November.

Dampak ketidakhadiran AS akan dirasakan di lembaga penyiaran Fox, yang mengambil alih liputan Piala Dunia dari ESPN dan dimulai dengan turnamen pada 2018.

Hari Bersejarah

Laju pertama Panama ke putaran final Piala Dunia membuat Presiden Juan Carlos Varela mengumumkan hari libur nasional. Dia menggambarkannya di Twitter sebagai "hari bersejarah bagi negara" itu.

Meski demikian kemenangan 2-1 mereka atas Kosta Rika juga menyoroti keputusan mengejutkan FIFA untuk tidak memanfaatkan teknologi garis gawang dalam kualifikasi. Pada laga itu bola tampak tidak sepenuhnya melewati batas garis gawang pada gol pertama Panama.

Keberhasilan Panama juga memperkuat anggapan bahwa perluasan Piala Dunia menjadi 48 tim tidak diperlukan untuk memungkinkan negara-negara yang lebih kecil untuk ambil bagian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Pasang Badan Tola...
Daerah
Wonosobo Andalkan Dieng Cal...

Cermati Bahaya Tekanan Darah Tinggi dalam Waktu ke Depan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Cermati Bahaya Tekanan Dara...

Ada yang Tahu Jumlah Cagar Budaya Secara Nasional?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Ada yang Tahu Jumlah Cagar ...

Suara Rakyat Tetap Jadi Landasan Jakarta Membangun

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Suara Rakyat Tetap Jadi Lan...

50 Duta Besar Hadiri Jakarta Twilight Soiree  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
50 Duta Besar Hadiri Jakart...
Kasus Tukiyem, Dukcapil Kota Bengkulu sebut Proses KK Memenuhi Syarat

Kasus Tukiyem, Dukcapil Kota Bengkulu sebut Proses KK Memenuhi Syarat

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.