Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ancaman Badai Francisco Intai Filipina, Kecepatan Angin Tembus 155 Kilometer Per Jam

📅 Senin, 22 Jun 2026, 20:27 WIB | Oleh:
Ancaman Badai Francisco Intai Filipina, Kecepatan Angin Tembus 155 Kilometer Per Jam Doc: Istimewa

MANILA - Badai Francisco di kawasan Filipina telah menguat signifikan dengan kecepatan angin dekat pusaran topan mencapai maksimal 155 km per jam dan hembusan 190 km per jam.

Menurut Badan Layanan Astronomi, Geofisika, dan Astronomi Filipina (PAGASA) pada Senin pukul 11:00 waktu setempat, badai Francisco dideteksi terkini berada di 620 km di timur Kota Tuguegarao, Cagayan bergerak ke barat-barat laut dengan kecepatan 15 km per jam.

Angin kencang akan terjadi di kawasan dengan sinyal nomor 1 yakni Batanes, wilayah timur lautCagayan (Gonzaga, Santa Ana), termasuk sebagian wilayah timur Kepulauan Babuyan (Pulau Babuyan, Pulau Didicas, Pulau Camiguin).

Angin monsoon barat daya dan pinggiran sisi badai Francisco akan menyebabkan hembusan angin kencang di seluruh daerah La Union, Pangasinan, Daerah 4-A (Calabarzon), Marinduque, Romblon, Masbate, sejumlah daerah Visayas, Semenanjung Zamboanga, Misamis Occidental, Lanao del Norte, Camiguin, Surigao del Norte, Kepulauan Dinagat, Davao Occidental, dan Davao Oriental.

Daerah Batanes dan Cagayan akan mengalami hujan lebat akibat Francisco.

Selain itu, PAGASA memperkirakan gelombang tinggi laut akan terjadi di perairan Kepulauan Bauyan, daratan Cagayan, Batanes, Isabela, dan Aurora utara.

Seluruh pelaut dengan kapal kecil, termasuk perahu bercadik, diimbau untuk tidak melaut terlebih dahulu.

PAGASA memperkirakan badai Francisco akan terus menguat dan mengalami puncaknya pada Selasa. Badan tersebut juga tidak mengumumkan kemungkinan Francisco akan menjadi badai super.

Kendati pusat badai berlokasi jauh dari daratan, namun PAGASA memperingatkan sedikit pergeseran jalur badai menuju barat memungkinkan terjadi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.