Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meneguhkan Kekuatan Diplomasi Kuliner Indonesia

📅 Kamis, 14 Sep 2017, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meneguhkan Kekuatan Diplomasi Kuliner Indonesia Doc: foto-foto: dok KBRI Brussel
Ket. Chef senior dan pakar kuliner Indonesia, William Wongso, tengah memeragakan demo masak dalam pergelaran Europalia 2017 di Chatteu Saint Anne, Brussel, Belgia. Dalam pergelaran tersebut William Wongso menunjukan kepiawaiannya membuat Asinan Jakarta dan Martabak Rendang Kambing.

Bagaikan gula yang dikelilingi semut, demikianlah peribahasa yang menggambarkan keadaan saat kuliner Indonesia dipromosikan di berbagai acara di belahan dunia. Diplomasi kuliner ini sebagai pembuka Kekuatan Diplomasi Kuliner bagi diplomasi ekonomi, sosial, dan politik.

Brussel, Belgia, menjadi saksi acara resepsi diplomatik Kedutaaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Brussel yang dihadiri lebih kurang 400 undangan menjadi ajang diplomasi Indonesia. Pada resepsi ini, kuliner Indonesia menjadi salah satu daya tarik yang ditampilkan 6 September 2017 di Chatteu Saint Anne, Brussel, Belgia.

Dengan dukungan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud RI, maka delegasi kuliner Indonesia yang dipimpin oleh Vita Datau Messakh, Ketua Akademi Gastronomi Indonesia, sekaligus kurator gastronomi Kemendikbud untuk mendukung acara Europalia 2017, kembali mengajak pakar kuliner kenamaan, William Wongso.

Mau tahu makanan apa yang disajikan dan didemontrasikan oleh tokoh kuliner kondang William Wongso? Asinan Jakarta dan Martabak Rendang Kambing. Sambil menceritakan asal usul makanan dan pengaruh budaya di kedua makanan yang dipertunjukan dalam sesi cooking demo, William Wongso juga mengajak tamu untuk berpartisipasi memasak bersama.

Seketika itu juga, area cooking demo menjadi pusat perhatian semua tamu yang hadir. Mereka kemudian mencicipi makanan yang disuguhkan. Antusiasme hadirin seperti tidak terbendung. Alhasil setelah ditambahkan lagi stok makanannya untuk melayani antrean panjang, delegasi kuliner harus menyerah karena memang makanan yang disiapkan sudah bersih dinikmati para tamu.

"Melihat antusiasme ini, kami semakin yakin akan kuliner Indonesia mengglobal dan dijadikan media diplomasi yang efektif yang dapat digunakan oleh seluruh perwakilan kita di dunia," kata Vita Datau Messakh.

Duta Besar Indonesia untuk Belgia, Yuri Thamrin, tak bisa menyembunyikan perasaannya. Dia merasa sangat senang dengan dukungan Kemendikbud dengan mengirim Chef ke Brussel.

Yuri Thamrin menambahkan bahwa keberadaan Indonesia di Europalia harus didukung dengan acara-acara kuliner karena sudah saatnya kita gunakan kuliner sebagai pembuka jalan bagi industri lainnya.

Resepsi diplomatik kali ini juga menjadi pemanasan dari Festival Gastronomi Indonesia yang akan berlangsung Oktober dan November di Brussel dan sekitarnya. Di mana Festival Gastronomi yang mengambil tema Experience the Flavour of Indonesia di tujukan untuk membuka kesempatan dan jaringan bagi pelaku industri kuliner dan produk lokal Indonesia.

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Hilmar Farid pada kesempatan terpisah menyampaikan bahwa program Gastronomi yang akan dilaksanakan di bawah payung Rumah Budaya Indonesia harus menjadi ajang untuk memperkuat jaringan dan tidak hanya sebatas kuliner, tetapi harus dapat menjadi alat bagi pengembangan Trade Tourism and Investment bagi Indonesia.

Resepsi diplomatik di Brussel ini memberikan gambaran yang positif dan rasa optimistis bahwa kuliner Indonesia bisa diterima oleh penduduk Ibu Kota Uni Eropa Brussel yang multikultur.

"Harapan kami acara yang akan kami persiapkan nanti bisa menjangkau negara- negara sekitar Belgia untuk turut memanfaatkan keberadaan Tim Kuliner Indonesia yang terdiri dari para chef ternama dan menguasai masakan Indonesia, serta dapat menyajikannya dengan standar internasional," ujar Vita Datau Messakh. sur/R-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Harga Cabai Rawit Rp52.750/Kg, Telur Ayam Rp22.650/Kg

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp52.750/...
Ekonomi
Menhub Tegaskan Pembenahan ...
Ekonomi
QRIS Makin Diminati! BI Sul...
Daerah
NTT Kembali Diguncang Gempa...

Muara Enim Coba Atur Hasil Audit BPK

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Muara Enim Coba Atur Hasil ...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.