Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

NTT Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,7 pada Rabu Malam

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 08:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
NTT Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,7 pada Rabu Malam Doc: ANTARA
Ket. Salah seorang warga di Kampung Se'ang, Desa Tueng, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur berdiri di depan rumah yang rusak akibat gempa bumi.

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan magnitudo 5,7 kembali mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (19/8) malam pukul 23.17 WIB.

Gempa magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Ruteng, Manggarai, NTT, dengan kedalaman 10 kilometer dan tak berpotensi tsunami.

Guncangan dirasakan di wilayah Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Nagekeo, hingga Kabupaten Sumba Timur dengan berbagai intensitas maksimum III-IV MMI.

Sementara gempa di bawah magnitudo 5 terus terjadi di wilayah tersebut, mulai dari magnitudo 4 hingga 2. Aktivitas gempa susulan yang masih terus terjadi di zona tektonik Flores Back-Arc ini menuntut kewaspadaan berkelanjutan dari masyarakat di Pulau Flores dan sekitarnya.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani memperkirakan aktivitas gempa susulan pascagempa bermagnitudo 7,7 di Flores membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat minggu untuk meluruh.

“Karena ini gempanya cukup besar, 7,7 magnitudo, jadi peluruhannya memerlukan waktu kurang lebih tiga sampai empat minggu ke depan,” kata Teuku Faisal Fathani di Jakarta, Rabu.

Hingga Rabu pukul 17.00 WIB, BMKG mencatat 3.055 gempa susulan dengan magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 1,1. Dari jumlah tersebut, sebanyak 88 gempa dapat dirasakan masyarakat.

“Jumlah gempa susulan sampai dengan jam 5 sore hari ini, 19 Agustus 2026, adalah sejumlah 3.055 gempa susulan,” ujar Faisal.

BMKG terus memantau aktivitas kegempaan secara waktu nyata, sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat yang berada di wilayah terdampak dan lokasi pengungsian.

BMKG mengimbau warga terdampak untuk tidak menempati bangunan atau rumah yang mengalami retakan struktural serta dipastikan tidak aman guna menghindari risiko kerobohan akibat guncangan susulan.

Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu atau hoaks kebencanaan yang tidak jelas sumbernya, serta selalu memperbarui perkembangan data tektonik resmi melalui aplikasi dan kanal komunikasi terverifikasi BMKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.