Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meneguhkan Kekuatan Diplomasi Kuliner Indonesia

📅 Kamis, 14 Sep 2017, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Menjadi Resto Indonesia

Diplomasi Gastronomi Indonesia yang sangat sukses digelar KBRI, berlanjut di Callens Cafe 8 dan 9 September 2017, sebagai pemanasan bagi pakar William Wongso yang akan menjadi tamu di Steigenberger Hotel Brussel 1 - 16 November 2017.

Pada kesempatan itu, selama 2 minggu, hotel bintang lima di Brussels ini akan disulap menjadi restoran bernuansa Indonesia, termasuk staf yang melayani akan memakai pakaian dengan sentuhan kain Indonesia.

Sementara even pendahuluan di Callens Cafe yang dimulai dengan lunch pada 8 September 2017 cukup mendapat perhatian dari warga Brussel, baik lokal maupun pendatang, termasuk tamu dari Belanda dan Prancis.

Rendang menjadi menu andalan di acara Callens Cafe. Hanya saja menjadi spesial karena daging yang digunakan adalah blanc bleu belge cow, yaitu sapi dengan daging yang tidak berlemak.

Acara yang sekaligus sebagai ajang diplomasi kuliner Indonesia di Eropa ini mengulang sukses acara sebelumnya yang digelar di Hotel Shangrila Paris, Prancis, pada 7 - 12 Februari bertajuk Festival Gastronomi Indonesia.

Festival ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan budaya kuliner Indonesia di Prancis. Ini merupakan kesempatan dan momentum unik dan memberikan nilai yang tinggi bagi kemajuan gastronomi Indonesia di dunia internasional.

Selain digelar di Hotel bintang lima tersebut, rangkaian promosi budaya kuliner Indonesia ini juga akan digelar di Gallery Lafayette untuk Indonesia Brunch.

Ketua Akademi Gastronomi Indonesia Vita Datau Messakh mengatakan, Festival Gastronomi Indonesia ini terbuka untuk semua orang yang ingin mencicipi kuliner Indonesia yang dikreasikan khusus oleh William Wongso dan tim. Pada kesempatan itu, Vita mengucapkan terima kasih kepada Wonderful Indonesia, dalam hal ini Kemenpar dan Kemendikbud RI yang telah mendukung acara ini. "Acara ini berjalan sukses dan telah mengangkat nama Indonesia dan kulinernya di mata dunia, terutama Prancis," ujar Vita.

Mengenai diplomasi kuliner ini, Thanon Aria Dewangga, Staf Ahli Bidang Hukum dan Hubungan Internasional, Sekretariat Kabinet pernah mengatakan, diplomasi gastronomi menjadi alat yang paling populer dalam diplomasi ublik. "Dengan berbekal pisau, garpu dan bendera serta menggunakan restoran untuk mempromosikan kebudayaan dan makanan, serta berbagi keberagaman yang unik setiap makanan berbagai negara, maka diplomasi gastronomi sudah menyentuh langsung pada tujuan dan esensinya," ungkapnya. sur/R-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Harga Cabai Rawit Rp52.750/Kg, Telur Ayam Rp22.650/Kg

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp52.750/...
Ekonomi
Menhub Tegaskan Pembenahan ...
Ekonomi
QRIS Makin Diminati! BI Sul...
Daerah
NTT Kembali Diguncang Gempa...

Muara Enim Coba Atur Hasil Audit BPK

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Muara Enim Coba Atur Hasil ...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.