Menyusuri Alam Bawah Laut Lombok
📅 Sabtu, 09 Sep 2017, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSuatu pengalaman yang menegangkan, dalam keremangan biru gelap lautan dan keheningan yang menyelimuti, kita harus menjaga ritme selam agar jangan sampai kehilangan arah dalam lautan. Pada sisi lain, penyelam dapat memanfaatkan arus bila dirasa searah dengan tujuan penyelaman, sehingga tak perlu lagi bersusah payah mengayunkan kaki katak.
Keseruan lain menyelam di Meno Slope adalah saat seseorang ingin melihat lebih lama pada sebuah objek, maka penyelam harus memilih karang yang kuat untuk menempatkan hook (pengait).
"Tujuannya agar tidak terbawa arus. Kekompakan grup, buddy system, dan dive plan yang baik sangat diperlukan untuk setiap penyelaman, terutama di tempat yang berarus," kata Kordinator Komunitas Triton, Sam Anindito.
Usaha keras para anggota Triton tak sia-sia, saat menjumpai seekor hewan unik berbentuk seperti daun, leaf scorpionfish. Gerakannya yang lembut gemulai melambai-lambai diterjang arus begitu mencuri perhatian. Namun, disarankan untuk berhati-hati terhadap ikan ini, jangan tersentuh tangan. Meski racunnya tidak sekuat scorpion fish, tetap saja menyakitkan jika terkena sengatnya.
Setelah itu, tanpa sengaja rombongan berpapasan dengan ular laut. Meski merupakan hewan paling berbisa di dunia, namun ular laut tidak akan menyerang manusia. Cukup memberi ruang gerak bagi ular maka hewan ini akan merasa aman, atau lebih baik berenang menjauh. Menyusuri Meno Slope semakin membuat pengalaman menyelam makin lengkap.
Tak terasa kurang dari satu jam, satu per satu kepala anggota Triton bermunculan di permukaan. Petualangan pun usai, dan mereka melanjutkan perjalanan untuk menikmati khasanah asli budaya Pulau Lombok, di Desa Adat Sasak Sade, di Rembitan.
Selain bermanfaat untuk menambah wawasan, kegiatan ini diperlukan untuk mengisi waktu selama masa no flight time. Ya, telah menjadi prosedur baku keselamatan, seusai setiap penyelaman seseorang harus menunggu selama 18 jam sebelum melakukan perjalanan udara untuk menghindari gangguan tekanan pada tubuh yang cukup fatal.
"Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan wisata selam antara lain untuk mengikuti sertifikasi menyelam dari penyelenggara resmi agar dapat memberikan keamanan dan kenyamanan dalam setiap kegiatan penyelaman. Maka dari itu, tidak semua agen perjalanan dapat mengadakan dive trip, karena harus memiliki dive master sebagai perencana penyelaman. Pilihlah dive centre yang dapat dipercaya dan mengutamakan keselamatan untuk memberikan pengelaman menyenangkan (trust, safety and fun) dalam setiap dive trip" pungkas Sam. SB/E-3
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!