Pemotongan Anggaran Kurangi Jumlah Riset
📅 Senin, 17 Jul 2017, 05:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: istimewa
JAKARTA - Pemotongan anggaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) sebesar 1,4 triliun rupiah akan berdampak pada berkurangnya jumlah riset dan beasiswa yang akan dilaksanakan di 2017 sampai dengan 2018. "Mungkin ada beberapa kegiatan yang terpaksa kita satukan karena targetnya (anggaran) harus berkurang.
Memang pemotongan itu ada pada porsi belanja barang dan perjalanan dinas, tapi sebetulnya untuk lembaga riset justru itu semua jadi bagian dari kegiatan riset dan pengembangan (risbang), itu satu totalitas," kata Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Unggul Priyanto, di Jakarta, Minggu (16/7).
Ia mencontohkan, kegiatan pengujian pemetaan jalur kereta api cepat Jakarta-Surabaya di Cirebon, Sabtu (15/7), menggunakan Pesawat Udara Nirawak (Puna) Alap-alap tentu masuk dalam daftar belanja barang dan perjalanan dinas. Karena itu, pemotongan anggaran untuk porsi ini ke depan jelas akan sangat memengaruhi kegiatan risbang selanjutnya. BPPT memang merencanakan uji coba Puna jenis Alap-Alap PA-4 dan PA-5 untuk pemetaan jalur kereta cepat Jakarta-Surabaya pada seksi Cirebon-Tegal dan surveillance di Makassar.
"Uji coba untuk survaillance di Makassar sekaligus untuk kegiatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional tidak jadi, butuhnya paling tidak 170 juta rupiah karena kan berarti perjalanan dinas dan kita harus memindahkan barang-barang, anggarannya tidak ada, masak mau dipaksakan," ujar dia. cit/E-3
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!