Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

xAI Minta Maaf atas Postingan Grok yang Memicu Kemarahan Publik

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 09:19 WIB | Oleh:
xAI Minta Maaf atas Postingan Grok yang Memicu Kemarahan Publik Doc: Techcrunch
Ket. Asisten AI Grok.

NEW YORK - Perusahaan rintisan xAI milik Elon Musk meminta maaf pada Sabtu (12/7) atas postingan menyinggung yang diterbitkan oleh asisten kecerdasan buatannya Grok minggu ini.

Perusahaan tersebut menyalahkan tindakan tersebut pada pembaruan perangkat lunak yang dimaksudkan untuk membuatnya berfungsi lebih seperti manusia.

Setelah pembaruan hari Selasa lalu, Grok memuji pemimpin Nazi Adolf Hitler dalam postingan di platform media sosial X, dan menyarankan bahwa orang-orang dengan nama keluarga Yahudi lebih cenderung menyebarkan kebencian daring. 

X menghapus beberapa postingan tersebut beberapa jam kemudian, di tengah kemarahan publik. 

"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas perilaku buruk yang dialami banyak orang," tulis perusahaan itu pada hari Sabtu. Mereka telah memodifikasi sistem "untuk mencegah penyalahgunaan lebih lanjut."

Perusahaan tersebut mengatakan perubahan terjadi setelah chatbot diminta untuk "membalas postingan layaknya manusia" serta "mengatakan apa adanya dan tidak takut menyinggung orang-orang yang berpendapat politis benar."

Akibatnya, Grok menjadi rentan terhadap "pandangan ekstremis" pengguna, yang membuatnya menghasilkan "tanggapan yang berisi pendapat yang tidak etis atau kontroversial untuk melibatkan pengguna."

Grok, yang dijanjikan Musk akan menjadi pemberi kebenaran yang "berani" setelah peluncurannya pada tahun 2023, telah terjerumus dalam kontroversi.

Pada bulan Maret, xAI mengakuisisi X dalam kesepakatan senilai $33 miliar yang memungkinkan perusahaan tersebut mengintegrasikan sumber daya data platform dengan pengembangan chatbot.

Pada bulan Mei, Grok memicu kontroversi dengan membuat postingan berisi propaganda sayap kanan yang tidak berdasar tentang dugaan penindasan terhadap warga kulit putih Afrika Selatan yang disebutnya sebagai "genosida kulit putih".

Pada hari Rabu, Musk meluncurkan versi baru asisten, Grok 4, yang tidak terkait dengan pembaruan 7 Juli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.