Wamendagri Bima Arya Puji Sekolah Rakyat Buton Tengah: Bukti Program Pendidikan Prabowo Jalan Terus
📅 Sabtu, 01 Nov 2025, 19:05 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk meningkatkan pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia. Pernyataan itu disampaikan ketika ia meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 69 di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, Sabtu (1/11/2025).
Menurut Bima, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut Pemkab Buton Tengah mampu menerjemahkan visi pemerataan akses pendidikan hingga ke wilayah kepulauan.
“Mimpi Bapak Presiden itu kan bagaimana seluruh anak Indonesia, termasuk yang tidak mampu, itu bisa punya kesempatan untuk menuntut ilmu. Dan itu tidak mudah, itu memerlukan kerja sama yang sangat keras dengan semua,” ujar Bima.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 69 saat ini memanfaatkan fasilitas sementara di Kampus B Universitas Sembilanbelas November Kolaka (USN) di Buton Tengah. Dengan sarana yang ada, proses belajar dan pemenuhan kebutuhan siswa tetap berjalan optimal.
Bima menyebut bahwa kolaborasi pusat-daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan sektor pendidikan. Ia mengapresiasi langkah Pemkab Buton Tengah yang mampu melihat potensi lahan, fasilitas kampus, dan ruang-ruang pembelajaran lain yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung keberlangsungan sekolah.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya melihat di sini Pak Bupati Buton Tengah bekerja keras, melihat semua peluang-peluang dan kesempatan, memanfaatkan ruang-ruang yang ada, lokasi, tempat, universitas, kemudian Sekolah Rakyat ini bisa diadakan di sini,” ungkapnya.
Dalam kunjungannya, Bima meninjau ruang belajar serta asrama siswa untuk memastikan pelayanan pendidikan berlangsung sesuai standar. Ia menilai penyelenggaraan sekolah sudah berjalan baik meski masih perlu banyak pengembangan ke depan.
“Saat ini baik, tapi kan ini masih di awal ya. Masih terus berkembang nanti supaya anak-anak lebih nyaman,” jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wamendagri juga terkesan dengan karakter siswa yang ditemuinya selama dialog langsung. Ia menyebut para pelajar menunjukkan kecerdasan dan keberanian dalam mengemukakan pendapat, yang menjadi modal besar bagi perkembangan mereka.
“Anak-anak Buton Tengah ini mereka berani-berani dan cerdas-cerdas. Ya itu sangat terasa ketika kami tadi berdialog, ngobrol dengan mereka. Mereka sangat spontan, cerdas, dan berani,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bima menyampaikan pesan penting mengenai ilmu dan adab sebagai bekal utama dalam menggapai cita-cita. Ia meminta para siswa terus belajar, menjaga sopan santun, serta tidak melupakan doa dari orang tua.
“Tidak ada orang sukses tanpa doa dari seorang orang tua,” pesan Bima.
Interaksi Bima dengan siswa berlangsung hangat melalui sesi tanya jawab dan kuis edukatif. Para siswa juga memberi kejutan dengan surat-surat berisi ungkapan harapan masa depan yang mereka tulis khusus untuk Wamendagri.
Semangat siswa menjadi bukti bahwa anak-anak di daerah memiliki potensi besar yang harus terus didorong melalui kebijakan pendidikan yang berpihak pada pemerataan. Bima berharap sekolah tersebut terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!