Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamen P2MI tinjau simulasi program MBG di Cirebon

📅 Senin, 16 Des 2024, 16:31 WIB | Oleh:
Wamen P2MI tinjau simulasi program MBG di Cirebon Doc: ANTARA/HO-dokumentasi
Ket. Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani (mengenakan topi hitam) saat meninjau pelaksanaan simulasi program MBG di Cirebon, Jawa Barat, Senin (16/12/2024).

Cirebon, 16/12  - Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani meninjau langsung pelaksanaan simulasi program makan bergizi gratis (MBG) yang digelar di SD Negeri 1 Gembong Mekar, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

“Jadi hari ini kita melakukan kegiatan simulasi MBG salah satu program dari Presiden Prabowo, yang juga saat ini tengah diujicobakan di berbagai daerah,” katanya di Cirebon, Senin.

Ia mengatakan kegiatan simulasi MBG ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan Migran Day, yang biasanya diperingati pada tanggal 18 Desember 2024.

Christina menjelaskan Kabupaten Cirebon dipilih sebagai lokasi simulasi MBG, karena dianggap menjadi daerah strategis dalam mendukung upaya pemberdayaan keluarga pekerja migran.

“Kenapa kita memilih Cirebon, ini ada kaitannya juga dengan rangkaian kegiatan Migran Day tanggal 18 Desember nanti,” katanya.

Pihaknya menilai program MBG bisa berperan penting dalam mendukung pertumbuhan anak-anak di Kabupaten Cirebon, khususnya mereka yang ditinggal orang tuanya pergi keluar negeri untuk menjadi pekerja migran.

Selain itu, Kementerian P2MI juga memiliki program pemberdayaan bagi pekerja migran yang sudah kembali ke Tanah Air, seperti pelatihan kewirausahaan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi mereka.

“Kalau di kementerian kami sendiri, memiliki program pemberdayaan. Bagaimana yang sudah purna atau kembali ke Indonesia bisa berwirausaha,” ujarnya.

Sementara itu Penjabat Bupati Cirebon Wahyu Mijaya menyampaikan simulasi program MBG di daerahnya kali ini, sudah mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.

Ia menyebutkan selain memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, program ini dapat meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pola makan sehat bagi keluarga.

“Program MBG ini bertujuan untuk memberikan asupan gizi yang memadai kepada anak-anak, termasuk putra-putri pekerja migran,” katanya.

Dia menuturkan Kabupaten Cirebon sendiri merupakan salah satu daerah dengan jumlah pekerja migran yang cukup besar.

Oleh karena itu, ia menilai program seperti MBG dinilai sangat relevan untuk menjawab kebutuhan keluarga pekerja migran, terutama dalam memberikan jaminan kesejahteraan bagi anak-anak mereka.

Pemkab Cirebon berkomitmen memastikan pendidikan anak-anak pekerja migran berjalan dengan baik. Pemerintah desa juga diminta untuk memantau perkembangan mereka secara intensif agar tidak ada yang putus sekolah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.