Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Surabaya Mengajak UMKM Terlibat dalam Program MBG

📅 Jumat, 03 Jan 2025, 22:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Surabaya Mengajak UMKM Terlibat dalam Program MBG Doc: ANTARA
Ket. Arsip-Uji coba program makan bergizi gratis di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

SURABAYA– Pemerintah Kota Surabaya mendorong keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama UMKM yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) supaya dapat berpartisipasi secara aktif.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, di Kota Surabaya, Jumat (3/1), mengatakan pihaknya juga siap membantu UMKM yang belum memiliki NIB untuk berpartisipasi dalam program Makan Bergizi Gratis.

"UMKM yang belum memiliki NIB kami akan bantu. Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Dinkopumdag) akan mendampingi proses pengurusan NIB. Setelah itu, kami akan melakukan pemantauan terhadap UMKM tersebut," katanya.

Menurut dia, program makan bergizi yang digagas oleh pemerintah pusat memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian lokal,utamanya bagi UMKM yang bergerak di sektor makanan dan minuman.

"Kalau UMKM bergerak maka perekonomian warga akan meningkat. Bahkan, jika diperlukan, kita siap mengalokasikan hingga satu triliun rupiah untuk program ini," tegasnya.

Namun, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan bahwa hingga kini Pemkot Surabaya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah pusat.

"Kami berharap UMKM bisa terlibat secara langsung. Sebelumnya, UMKM yang mendukung program permakanan untuk lansia sudah berjalan," ujarnya.

Akan tetapi, kata dia, program permakanan Pemkot Surabaya untuk lansia saat ini telah dialihkan karena ada aturan dari pemerintah pusat, salah satunya terkait batasan usia penerima manfaat.

"Permakanan untuk lansia tidak bisa jalan karena ada aturan menteri, termasuk aturan batasan usia 75 tahun ke atas dan hidup sendiri," katanya.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Surabaya juga berencana membina UMKM permakanan agar siap mendukung program makan bergizi.

"Kalau ternyata uang yang kita putar cuma 100 miliar rupiah, maka kita tingkatkan satu triliun rupiah. Ya, kita munculkan lagi (UMKM) yang lainnya," ujarnya.

Untuk mendukung program makan bergizi, Wali Kota Eri akan melibatkan beberapa perangkat daerah (PD) terkait, di antaranya Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memastikan kualitas gizi makanan yang disediakan.

"Kita akan didampingi oleh Dinkes terkait gizi makanan harus seperti apa kualitasnya," tuturnya.

Selain itu, Wali Kota Eri menyebut jika Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga akan mendampingi terkait kebersihan dan kelayakan tempat produksi makanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta Baka...

Naomi Siap Hadapi Elise Mertens

1.5 jam yang lalu | Opik

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.