Pascabencana, Aceh Masih Ramah bagi Wisatawan
📅 Rabu, 07 Jan 2026, 19:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/ Ampelsa
BANDA ACEH – Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) menyatakan bahwa Aceh, khususnya Banda Aceh dan Sabang, tetap aman dan nyaman dikunjungi pascabencana banjir yang terjadi pada akhir November 2025.
Penilaian ini didasarkan pada pulihnya akses utama, berfungsinya fasilitas pariwisata, serta terkendalinya dampak bencana di kawasan destinasi. Pernyataan ASPPI sekaligus menjadi upaya menjaga kepercayaan wisatawan bahwa aktivitas pariwisata di Aceh dapat berjalan normal tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kesiapsiagaan bencana.
"Aceh, terutama Banda Aceh dan Sabang, nyaman dikunjungi wisatawan pascabencana. Jadi, kami imbau wisatawan nusantara maupun mancanegara tidak perlu khawatir berwisata di daerah tersebut," kata Ketua DPD ASPPI Aceh Apri Al Amin di Banda Aceh, Rabu (7/1).
Selama ini, kata dia, ada anggapan kekhawatiran bahwa Aceh tidak nyaman dikunjungi pascabencana.
Bahkan ada isu banjir bandang kembali terjadi sehingga menambah keengganan wisatawan berkunjung ke Aceh.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apri Al Amin mengatakan isu tersebut memberi dampak negatif terhadap kunjungan wisatawan ke Aceh. Dampak tersebut dirasakan para pelaku pariwisata karena banyak perjalanan wisata, terutama Malaysia dibatalkan.
"Padahal, isu tersebut tidak benar. Banda Aceh maupun Sabang yang menjadi destinasi utama pariwisata di Aceh tetap nyaman dikunjungi. Kami mengajak semua pihak membangun narasi positif agar pariwisata Aceh kembali bangkit pascabencana," katanya.
Apri Al Amin mengatakan Banda Aceh dan Sabang bukan wilayah terdampak langsung bencana akhir November 2025. Dua kota pariwisata tersebut sempat terdampak pada awal-awal bencana terjadi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sedangkan wilayah terdampak bencana langsung berada di sejumlah kabupaten kota, sebagian besar di wilayah pantai timur dan wilayah tengah yang meliputi dataran tinggi Gayo, meliputi Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Gayo Lues.
"Wisatawan tidak perlu khawatir berkunjung ke Banda Aceh maupun Sabang karena dua kota tersebut tidak terdampak langsung bencana banjir bandang dan tanah longsor," katanya.
Selain itu, ASPPI juga mengajak wisatawan yang berkunjung ke Aceh turut membantu korban bencana. Bantuan tersebut dapat disalurkan langsung atau bisa menyalurkan kepada pihak lainnya.
"Selain berwisata ke Aceh, wisatawan juga bisa berdonasi kepada korban bencana. Kami juga mengajak pelaku pariwisata di wilayah banjir untuk bangkit membantu dan mengembangkan kembali destinasi wisata pascabencana," kata Apri Al Amin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!