Wabup Pamekasan: Bantuan Becak Listrik Presiden Tingkatkan Pendapatan Penarik Becak
📅 Senin, 28 Jul 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Pamekasan - Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto mengatakan bantuan becak listrik dari Presiden kepada warga di wilayah itu mampu meningkatkan pendapatan hingga 70 persen.
"Ini terjadi, karena para abang becak tersebut tidak lagi menunggu penumpang sebagaimana kebiasaan sebelumnya," katanya dalam dialog terbatas dengan insan pers di Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (27/7) malam.
Ia menuturkan, berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan dirinya kepada para penerima bantuan becak listrik itu, para pengayuh becak tersebut kini sudah melakukan upaya jemput bola kepada calon penumpang.
Sebelumnya, sambung Wabup, mereka biasa menunggu calon penumpang di tempat tertentu.
Dalam sehari, rata-rata hanya bisa memperoleh penumpang antara tiga hingga empat orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tapi sejak menggunakan becak listrik bantuan Bapak Presiden ini, mereka aktif mencari penumpang, bahkan mereka mengaku bisa mengangkut penumpang hingga 10 orang dalam sehari. Jadi, ada banyak tambahan penumpang dan secara otomatis pendapatan mereka juga bertambah. Ini sangat menggembirakan," katanya.
Mantan Kepala Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan ini lebih lanjut menjelaskan, bantuan becak listrik Presiden Prabowo Subianto kepada warga Pamekasan benar-benar tepat guna dan bernilai guna.
Sebelumnya, pada 14 Juli 2025, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan bantuan becak listrik kepada 25 warga Pamekasan yang kesehariannya bekerja sebagai penarik becak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penyerahan bantuan itu melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) bekerja sama dengan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP-Taskin) Republik Indonesia.
Bantuan 25 unit becak listrik ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pengayuh becak, dengan sasaran warga yang telah berusia 60 tahun lebih.
Menurut Tenaga Ahli BP Taskin Novia Ayu Endah Budiarsi kala itu, bantuan becak listrik itu merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat dan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).
“Kabupaten Pamekasan mendapat bantuan becak listrik, karena dinilai memiliki potensi percepatan dalam program pengentasan kemiskinan,” katanya.
Ia menjelaskan, secara keseluruhan di wilayah Provinsi Jawa Timur, terdapat 100 unit becak listrik yang telah didistribusikan kepada masyarakat.
Sedangkan di Pulau Madura, jumlah becak listrik yang didistribusikan sebanyak 100 unit untuk empat kabupaten, yakni Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Kabupaten Bangkalan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!