Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Vietnam Diskualifikasi, Indonesia Dapat Keuntungan! Timnas Voli Putri U-21 Masuk 16 Besar!

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 10:46 WIB | Oleh:
Vietnam Diskualifikasi, Indonesia Dapat Keuntungan! Timnas Voli Putri U-21 Masuk 16 Besar! Doc: Antara Foto/Rizal Hanafi/rw
Ket. Pevoli Timnas Putri Indonesia U-21 Chelsa Berliana Nurtomo (tengah) dan Afra Hasna Nurhaliza (kiri) berusaha memblok smes pevoli Timnas Vietnam U-21 Thi Hong Dang (kanan) pada pertandingan FIVB Women's U-21 World Championship 2025 di Jawa Pos Arena, Surab

Nasib tak terduga kembali berpihak kepada Timnas Voli Putri U-21 Indonesia di Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025. Setelah sempat dinyatakan gagal lolos ke babak 16 besar, tim yang dilatih oleh Marcos Sugiyama kini mendapati diri mereka berada di antara tim terbaik yang bertarung di fase gugur.

Keberuntungan Indonesia terwujud berkat skandal yang menimpa tim voli putri Vietnam, yang sempat menjadi sorotan di ajang ini. Timnas Vietnam diisukan telah menurunkan pemain yang tidak sesuai dengan aturan kompetisi. Salah satu nama yang mencuat adalah kapten tim Dang Thi Hong, yang diduga terlibat dalam pemalsuan identitas atau penggunaan pemain pria.

Kecurigaan terhadap Dang semakin menguat setelah dia absen dalam laga terakhir Vietnam melawan Puerto Riko pada Selasa (12/8). Hal ini terjadi setelah sang kapten menjalani tes kromosom sehari sebelumnya, yang menambah spekulasi soal keabsahan statusnya dalam turnamen ini.

FIVB (Federasi Bola Voli Internasional) pun turun tangan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Berdasarkan hasil investigasi, FIVB menyimpulkan bahwa Dang Thi Hong tidak memenuhi kriteria untuk berpartisipasi di Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025. Meski identitas pemain yang dimaksud tidak disebutkan secara eksplisit, dugaan pelanggaran terkait pemalsuan gender kian menguat.

Dalam pernyataannya, FIVB menegaskan bahwa ini adalah pelanggaran berat. Mereka pun menjatuhkan hukuman keras kepada Timnas Voli Putri U-21 Vietnam. Semua pertandingan yang diikuti oleh pemain yang terlibat dibatalkan, dan sang pemain didiskualifikasi dari turnamen. Vietnam pun dipaksa menerima kenyataan bahwa kemenangan mereka atas Indonesia, Serbia, dan Kanada berubah menjadi kekalahan telak 0-3 (0-25, 0-25, 0-25).

Akibat hukuman ini, Vietnam yang semula berada di peringkat kedua Pool A langsung terjerembab ke dasar klasemen. Dengan demikian, tempat mereka di babak 16 besar berpindah tangan kepada Indonesia, yang sebelumnya berada di peringkat kelima, namun kini melesat naik ke posisi ketiga.

Ini menjadi pencapaian sejarah bagi Timnas Voli Putri U-21 Indonesia, yang untuk pertama kalinya lolos ke babak 16 besar di ajang bergengsi ini. Tim Indonesia kini akan menghadapi Italia, runner-up Pool C, pada Rabu (13/8) malam.

Sementara itu, Vietnam yang terpaksa merelakan impian mereka untuk melaju lebih jauh, kini harus melanjutkan perjalanan di playoff peringkat 17-24, dengan Mesir sebagai lawan berikutnya tim yang berada di peringkat kelima Pool C.

Keputusan FIVB untuk memberikan hukuman tegas kepada Vietnam membuka jalan bagi Indonesia untuk melangkah lebih jauh di Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025, yang tak hanya membawa kebanggaan, tapi juga membawa harapan besar bagi perkembangan voli di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.