Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Untuk Mudik Lebaran 2025, KA Jarak Jauh Terjual Sebanyak 1.310.708 Tiket

📅 Kamis, 27 Feb 2025, 13:45 WIB | Oleh:
Untuk Mudik Lebaran 2025, KA Jarak Jauh Terjual Sebanyak 1.310.708 Tiket Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - KAI mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api untuk mudik Lebaran 1446 H.

Untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat, KAI bersama anak perusahaannya menyediakan total 48.837 perjalanan kereta api selama Masa Angkutan Lebaran 2024 dari 21 Maret – 11 April 2025 (22 hari).

“Untuk memastikan kelancaran operasional selama masa Angkutan Lebaran 2025, KAI juga telah menyiapkan 3.464 unit sarana perkeretaapian, meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 3.425 unit. Peningkatan ini mencerminkan komitmen KAI dalam meningkatkan layanan dan kapasitas angkutan Lebaran guna memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/2). 

Dari total sarana tersebut, jumlah lokomotif yang siap operasi bertambah dari 472 unit pada 2024 menjadi 474 unit pada 2025. Jumlah kereta juga mengalami peningkatan, dari 1.872 unit pada 2024 menjadi 1.972 unit pada 2025.

Selain itu, sarana LRT Jabodebek bertambah dari 22 trainset pada 2024 menjadi 25 trainset pada 2025, sehingga semakin mendukung mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

“Hingga Rabu, 26 Februari 2025 KAI mencatat penjualan 1.310.708 tiket KA jarak jauh, atau 38,06% dari total 3.443.832 tiket yang disediakan. Angka ini menunjukkan tingginya permintaan masyarakat untuk perjalanan kereta api selama musim mudik Lebaran,” tambahnya. 

Anne menjelaskan bahwa pelanggan dapat memesan tiket KA jarak jauh sejak H-45 sebelum keberangkatan, sedangkan KA lokal dapat dipesan mulai H-30, dan beberapa layanan lainnya tersedia H-7 sebelum keberangkatan. KAI menyarankan pelanggan untuk segera merencanakan perjalanan mereka agar mendapatkan tiket sesuai jadwal yang diinginkan.

“Bagi pelanggan yang tidak mendapatkan tiket pada hari keberangkatan yang diinginkan, KAI menyarankan untuk memilih alternatif tanggal lain atau memanfaatkan layanan connecting train (kereta lanjutan) guna mencapai tujuan akhir dengan alternatif rute yang tersedia. Dengan fleksibilitas ini, pelanggan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan tiket,” jelas Anne. 

Selain jumlah perjalanan reguler, KAI juga menambahkan 1.080 perjalanan KA tambahan selama masa Angkutan Lebaran 1446 H. Kereta tambahan ini meliputi berbagai kelas layanan, termasuk KA Java Priority yang menawarkan pengalaman perjalanan mewah pada rute Gambir – Yogyakarta PP.

Pelanggan dapat memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI dan website kai.id. Untuk kemudahan akses dan informasi lebih lanjut, pelanggan juga dapat menghubungi Contact Center KAI 121 melalui telepon 121/(021) 121, WhatsApp 0811-1211-1121, email [email protected], atau melalui media sosial resmi KAI.

Anne menambahkan, KAI terus berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman, aman, dan berkesan bagi para pelanggan. 

“Dengan jumlah perjalanan yang ditingkatkan, fasilitas yang semakin baik, serta sistem pemesanan tiket yang mudah diakses, kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lancar dan nyaman. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan demi pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan selama mudik,” tutup Anne.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.