Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Klub-klub Sepak Bola Eropa Genjot Pendapatan Lewat Pembangunan Stadion Baru

25 Kamis, 12 Mar 2026, 06:15 WIB | Oleh:
Klub-klub Sepak Bola Eropa Genjot Pendapatan Lewat Pembangunan Stadion Baru Klub-klub Sepak Bola Eropa Genjot Pendapatan Lewat Pembangunan Stadion Baru Doc: AFP
Ket. Stadion kandang Everton, Hill Dickinson Stadium

LIVERPOOL, INGGRIS – Di kawasan bekas dermaga yang dulu terbengkalai di kota pelabuhan Liverpool, para pendukung Everton kini memadati restoran dan bar di sekitar stadion baru klub menjelang pertandingan Liga Inggris.

Fenomena ini mencerminkan tren yang sedang berkembang di sepak bola Eropa. Ketika pendapatan dari hak siar televisi domestik, yang selama ini menjadi sumber utama pemasukan, mulai stagnan bahkan menurun di beberapa negara, klub-klub besar memilih merombak stadion lama atau membangun arena baru yang lebih besar.

Langkah tersebut terbukti mampu mendongkrak pendapatan melalui fasilitas hospitality yang lebih baik, kontrak sponsor tambahan, serta peningkatan penjualan tiket, termasuk kursi premium. Hal itu terungkap dalam laporan terbaru dari UEFA.

Bagi klub-klub elite seperti Manchester United, Barcelona, Real Madrid, Paris Saint-Germain, serta dua raksasa Milan, AC Milan dan Inter Milan, proyek stadion bernilai miliaran euro ini dianggap penting agar tetap berada di jajaran klub terkaya dunia.

Sementara bagi klub lain seperti Leeds United dan Getafe, ekspansi stadion menjadi langkah vital untuk tetap kompetitif di liga besar yang dipenuhi biaya transfer pemain dan gaji yang sangat tinggi.

Everton resmi pindah pada bulan Agustus lalu ke stadion baru mereka, Hill Dickinson Stadium, yang dibangun dengan biaya sekitar 800 juta pound sterling (sekitar 16 triliun rupiah). Kepindahan ini mengakhiri 133 tahun kebersamaan klub dengan stadion lama, Goodison Park.

“Ini peningkatan yang sangat besar,” kata Dave Brown (71), pendukung Everton, kepada AFP saat bersiap menyaksikan laga melawan Burnley.

Stadion baru yang berkapasitas hampir 53.000 penonton itu jauh lebih besar dibanding Goodison Park yang hanya menampung kurang dari 40.000 penonton.

“Sayangnya Goodison sudah mulai usang. Ada beberapa tempat di mana Anda tidak bisa melihat seluruh lapangan,” ujarnya.

Beberapa jam sebelum pertandingan malam dimulai, para suporter berbaju biru khas Everton sudah memadati kawasan stadion yang menghadap River Mersey, menikmati makanan, minuman, dan hiburan musik di area luar seperti Budweiser Plaza.

Direktur real estat dan regenerasi Everton, Colin Chong, mengatakan stadion baru ini dirancang sebagai pusat kegiatan sepanjang tahun.

“Kami memiliki peluang menjadikannya venue yang aktif 365 hari dalam setahun,” ujar Chong.

Selain pertandingan sepak bola, stadion tersebut juga akan digunakan untuk acara olahraga internasional, konferensi, hingga konser. Proyek ini juga memperhatikan aspek lingkungan dan kualitas akustik.

Menurut Chong, keputusan pindah stadion adalah langkah penting untuk masa depan klub.

“Jika kami tidak pindah, kami tidak akan bisa menjalankan rencana pertumbuhan yang dibutuhkan klub untuk kembali bersaing di level teratas,” katanya.

Everton juga telah mengamankan kesepakatan hak penamaan stadion senilai sekitar 10 juta pound per tahun dengan firma hukum lokal Hill Dickinson. Kehadiran stadion baru tersebut turut mendorong pembangunan kawasan sekitar, termasuk apartemen baru, pusat ritel, dan fasilitas hiburan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Olahraga
Timnas Indonesia U15 Menang...
Daerah
Pelajar Buleleng Punya Tuga...
Advertisement
Selangkah Lagi Juatra! Ubed ke Final French Open Setelah Tundukkan Lanier

Selangkah Lagi Juatra! Ubed ke Final French Open Setelah Tundukkan Lanier

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.