Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Unit K9 Diturunkan untuk Mencari Korban Tanah Longsor di Palembayan

📅 Sabtu, 29 Nov 2025, 23:10 WIB | Oleh:
Unit K9 Diturunkan untuk Mencari Korban Tanah Longsor di Palembayan Doc: Antara
Ket. Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.

Padang, - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) mengerahkan unit anjing pelacak (K9) untuk membantu pencarian dan proses evakuasi korban tanah longsor di Palembayan, Agam.

"Khusus untuk bencana tanah longsor di Palemayan, Agam, kami telah mengerahkan unit K9 untuk melakukan pencarian," kata Kepala Polda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di Padang, Sabtu.

Ia berharap kehadiran unit K9 di lokasi dapat memudahkan pencarian terhadap korban yang terhimpit material tanah longsor.

Selain unit K9, lanjutnya, pihaknya juga telah mengerahkan satu kompi Brimob dengan jumlah personel mencapai 105 orang ke lokasi.

Gatot menerangkan bahwa dirinya telah meninjau daerah Agam yang menjadi lokasi terparah akibat banjir dan tanah longsor, peninjauan dilakukan melalui udara dengan Basarnas.

"Kita memastikan adanya laporan dari masyarakat bahwa sejumlah titik di daerah Koto Alam dan Palambayan‎ di Agam terisolir," katanya.

Atas informasi tersebut pihaknya kemudian melakukan konfirmasi dan ternyata benar, lokasi setempat tidak bisa dilalui oleh kendaraan sebab akses putus dihantam oleh banjir dan tanah longsor.

Menurutnya untuk evakuasi warga yang terluka dan pendistribusian bantuan, pihaknya akan mengirim lewat jalur udara dengan penyiagaan dua helikopter dari Basarnas dan TNI.

Selain itu, enam unit enam alat berat juga telah turut dikirimkan ke lokasi untuk menangani akses yang putus di daerah Palambayan.

"Tadi kita mendapat laporan dari Sekda ada warga yang mengalami luka terbuka dan butuh pertolongan, lalu dikirim helikopter untuk membawa warga tersebut," jelasnya,

Sementara di Bandara Lanud, Padang, telah bersiaga ambulan yang akan menyambut dan membawa korban ke rumah sakit Bhayangkara Padang.

Gatot menyatakan saat ini fokus penanganan berada di Kabupaten Agam khususnya Palembayan, sebab di lokasi setempat masih ada beberapa nagari (setingkat desa) maupun perkampungan yang terisolir.

"Kini masuk ke tahapan evakuasi dan rehabilitasi, tadi malam kami sudah berbicara dengan forkopimda, data-data yang ada akan diinput dari tingkat paling bawah secara berjenjang ke provinsi dan BNPB," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

14 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.