Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Jatim: Pelestarian Budaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 18:15 WIB | Oleh:
DPRD Jatim: Pelestarian Budaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Doc: ANTARA/ HO - Tim Cak Hadi
Ket. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, M. Hadi Setiawan saat mengangkat gunungan pada pagelaran wayang kulit di Kecamatan Badas Kabupaten Kediri, Sabtu (22/11).

SURABAYA, JAWA TIMUR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur M. Hadi Setiawan menyatakan pelestarian budaya tidak hanya berperan menjaga jati diri bangsa tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya sektor ekonomi kreatif.

“Selain memastikan kebudayaan terjaga, kita juga memastikan ekonomi kreatif ikut berkembang. Ada multiplier effect yang berimbas pada perekonomian,” kata Hadi Setiawan saat dihubungi dari Surabaya, Sabtu (22/11).

Menurut dia, pagelaran budaya seperti pertunjukan wayang kulit menjadi salah satu contoh kegiatan yang memberikan manfaat berlapis bagi masyarakat.

Tidak hanya menjadi sarana hiburan dan pelestarian tradisi, kegiatan tersebut juga menjadi pengungkit ekonomi rakyat.

Ia menjelaskan setiap pagelaran budaya akan mengundang kehadiran masyarakat dari berbagai lapisan sehingga aktivitas ekonomi di sekitar lokasi acara turut hidup.

Ia menceritakan saat menggelar wayang kulit di Kabupaten Kediri dengan Dalang Ki Cahyo Kuntari, Sabtu (22/11) malam, terlihat kerukunan dan geliat perekonomian rakyat di tempat itu.

Para pelaku usaha kecil, seperti pedagang makanan hingga penjual cinderamata, memperoleh kesempatan meningkatkan pendapatan.

“Mulai penjual pentol sampai pedagang lainnya, insyaAllah semuanya laku. Ini menunjukkan bahwa di Indonesia, khususnya Jawa Timur, budaya yang kuat mampu menumbuhkan ekonomi kreatif,” ujar Ketua Golkar Kediri ini.

Hadi menambahkan, keberagaman budaya Indonesia merupakan anugerah yang harus disyukuri dan dijaga.

Ia mengingatkan pentingnya masyarakat tetap memupuk toleransi, kerukunan, dan gotong royong melalui kegiatan budaya yang mempertemukan warga secara harmonis.

“Kita sebagai warga negara Indonesia wajib menjaga budaya kita sendiri. Sebagai bangsa besar yang memiliki budaya kuat, itu adalah anugerah dari Tuhan. Kemerdekaan yang diberikan Allah SWT mari kita jaga dengan hidup rukun,” katanya menegaskan.

Ia berharap pemerintah daerah terus memberikan dukungan terhadap pengembangan dan pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi kerakyatan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.