Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tumpahan Batu Bara Cemari Jalan Raya, DPRK Aceh Barat Lakukan Sidak

📅 Rabu, 30 Apr 2025, 11:25 WIB | Oleh:
Tumpahan Batu Bara Cemari Jalan Raya, DPRK Aceh Barat Lakukan Sidak Doc: Antara Foto
Ket. Ketua Tim Panitia Khusus (Pansus) Aset Daerah dan Tambang DPRK Aceh Barat Ramli SE, Temuan ceceran bongkahan batu bara di jalan raya ini sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat.

Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat menemukan tumpahan batu bara tercecer di sepanjang ruas jalan Desa Pasi Teungoh-Tumpok Ladang, Kecamatan Meureubo, kabupaten setempat sehingga menimbulkan gangguan keselamatan warga di jalan raya.

“Temuan ceceran bongkahan batu bara di jalan raya ini sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat, karena dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan bagi warga yang melintas,” kata Ketua Tim Panitia Khusus (Pansus) Aset Daerah dan Tambang DPRK Aceh Barat Ramli SE didampingi sejumlah anggota dewan kepada wartawan, di Meulaboh, Rabu.

Menurutnya, temuan tersebut mengindikasikan belum patuhnya pihak pengangkut batu bara yang melintasi ruas jalan kabupaten, sehingga masih ditemukan banyaknya bongkahan batu bara tumpah di jalan raya.

Kondisi ini, kata Ramli, juga menjadi temuan serius lembaga DPRK Aceh Barat karena pihak perusahaan belum sepenuhnya mematuhi aturan keselamatan berlalu-lintas.

Selain itu Tim Pansus DPRK Aceh Barat juga menemukan temuan lain yaitu adanya kerusakan jalan kabupaten di lintasan Gampong Tumpok Ladang-Balee, Kecamatan Meureubo.

Padahal ruas jalan tersebut baru selesai dilakukan perbaikan sekitar dua bulan yang lalu, namun saat ini ditemukan dalam kondisi rusak sehingga menjadi temuan.

Ramli mengatakan dalam kunjungan ini Tim Pansus DPRK Aceh Barat juga menemukan sebuah lokasi pembangunan jembatan di kawasan Desa Balee, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, yang belum selesai dilakukan perbaikan.

Menurutnya, kondisi abutmen jembatan yang dibangun oleh pihak perusahaan tambang batu bara dalam kondisi miring dan diduga tidak sesuai spesifikasi teknis bangunan.

Atas sejumlah temuan tersebut, DPRK Aceh Barat juga akan mempertanyakan persoalan ini ke sejumlah pihak, termasuk pihak perusahaan tambang batu bara, agar sesuai standar keselamatan pengangkutan batu bara dan demi keamanan warga.

“Kami juga menemukan keluhan para santri dengan banyaknya debu batu bara saat proses pengangkutan, informasi yang kami terima, ada santri yang sakit karena terhirup debu batu bara,” kata Ramli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.