Tolak Batasi Pelancong dari Tiongkok, Selandia Baru: Tidak Diperlukan atau Dibenarkan
📅 Kamis, 05 Jan 2023, 08:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: nzherald
ANKARA - Selandia Baru pada Rabu (4/1) mengumumkan bahwa Wellington tidak akan memberlakukan pembatasan COVID-19 apa pun bagi pelaku perjalanan asal Tiongkok dan menyebut pembatasan semacam itu "tidak diperlukan atau dibenarkan".
Lewat pernyataan, Menteri Penanggulangan COVID-19 DrAyesha Verrall menjelaskan bahwa risiko kesehatan masyarakat terhadap Selandia Baru kecil.
"Sebagai tanggapan, para pejabat telah melakukan penilaian risiko kesehatan masyarakat termasuk menggunakan skenario jumlah kasus potensial di kalangan pelaku perjalanan asal Tiongkok," katanya.
Hal ini, lanjut Verall, mengonfirmasi bahwa pengunjung ini tidak akan berkontribusi secara signifikan terhadap jumlah kasus COVID-19 di Selandia Baru sehingga "pembatasan masuk tidak diperlukan atau dibenarkan".
Pernyataannya itu disampaikan setelah sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Italia, Malaysia, Spanyol, Maroko, Qatar, Kanada, Korea Selatan dan Taiwan mengumumkan syarat hasil negatif tes COVID-19 bagi pelaku perjalanan dari Tiongkok.
"Ada risiko kesehatan masyarakat yang minimal terhadap Selandia Baru. Kami tahu bahwa BF7 adalah varian yang umum di Tiongkok dan itu tidak menyebabkan wabah yang signifikan di negara lain yang, seperti Selandia Baru, sudah terpapar varian BA5."
"Sehingga aturan kesehatan masyarakat tidak diperlukan untuk melindungi warga Selandia Baru," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!