Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Sabu di Pelabuhan Tanjung Priok

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 17:32 WIB | Oleh:
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Sabu di Pelabuhan Tanjung Priok Doc: antara foto
Ket. Barang bukti 10 Kg sabu yang disita.

JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta Brigjen Pol. Awang Joko Rumitro mengapresiasi TNI AL, terkhusus jajaran Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III setelah menggagalkan penyelundupan sabu seberat 10 kilogram ke Jakarta di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Kami mewakili BNN mengucapkan selamat kepada komandan Kodaeral III beserta jajaran yang telah bekerja sama bisa mengungkap (penyelundupan) sabu," kata Awang saat jumpa pers di markas Kodaeral III, Jakarta Utara, Rabu (15/10).

Menurut Awang, tangkapan 10 kilogram sabu merupakan jumlah yang cukup besar untuk barang yang akan disebarkan di Jakarta.

Hasil tangkapan tersebut, menurut Awang, merupakan bukti bahwa jajaran penegak hukum dan TNI AL berkolaborasi dengan baik dalam menindak peredaran narkoba.

Awang melanjutkan prestasi yang ditorehkan Kodaeral III ini juga sejalan dengan semangat Presiden Prabowo dalam memberantas peredaran narkoba. “Ini baru pertama kali ada Presiden yang menyatakan isu tentang narkoba menjadi isu prioritas Presiden yang masuk ke dalam Asta Cita ke 7,” jelas Awang.

Awang berharap pengungkapan kasus ini bisa menjadi pemicu semangat seluruh elemen, termasuk masyarakat untuk terus bekerja sama memberantas peredaran narkoba.

Sementara itu, Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia dalam jumpa pers itu menjelaskan pihaknya menggagalkan penyelundupan sabu seberat 10 kilogram di Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Senin (13/10) lalu.

Dia menjelaskan penangkapan itu bermula dari masuknya informasi intelijen yang mengatakan akan ada aksi penyelundupan sabu dari Pontianak ke Jakarta.

Uki melanjutkan, info tersebut mengatakan sabu akan dibawa oleh beberapa orang yang menumpang KM Kelimutu dari Pelabuhan Pontianak menuju Pelabuhan Tanjung Priok.

Berdasarkan informasi tersebut, kata Uki, petugas langsung bergegas menjaga pintu masuk penumpang khusus penumpang dari kapal pada Senin.

Sekitar pukul 03.00 WIB, penumpang pun mulai berdatangan, namun di tengah ramainya penumpang, petugas mencurigai satu orang penumpang.

Penumpang yang dicurigai itu lalu diperiksa menggunakan mesin x-ray dan pemeriksaan manual secara mendalam. Benar saja, petugas TNI AL menemukan tiga kantong berisi sabu yang ditempelkan ke badan pelaku.

“Tiga kantong itu ditemukan di korset yang menempel di badannya. Kantong itu dilapisi lakban," kata Uki.

Setelah pelaku pertama diinterogasi oleh PAM Pelni dari TNI AL, petugas mendapat info bahwa tiga pelaku lain yang datang bersama pelaku pertama berhasil lolos dari pemeriksaan di pelabuhan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.