Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Petakan 28 Tugas Utama untuk Digitalisasi Pedesaan

📅 Sabtu, 18 Mei 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Tiongkok Petakan 28 Tugas Utama untuk Digitalisasi Pedesaan Doc: AFP/CHINA OUT
Ket. Petani mengisi pestisida ke dalam drone sebelum menyemprot ladang gandum di Taizhou, di provinsi Jiangsu timur Tiongkok.

BEIJING - Sejumlah otoritas Tiongkok bersama-sama merilis sebuah pedoman yang menjabarkan 28 tugas utama untuk membangun pedesaan digital pada tahun 2024. Untuk bisa mewujudkan pembangunan digital ini maka sejumlah target ditetapkan dalam dokumen tersebut.

Pedoman digitalisasi tersebut menekankan penggunaan teknologi informasi untuk mendorong modernisasi pertanian dan daerah pedesaan, serta menyoroti peningkatan pertanian yang berkualitas tinggi dan efisien, yang membuat daerah pedesaan lebih layak huni dengan kondisi kerja yang lebih baik, serta peningkatan standar hidup petani.

Seperti dikutip dari Antara, pedoman itu dibagi menjadi sembilan bagian, tugas-tugas utama digitalisasi pedesaan berfokus pada sejumlah bidang tertentu, seperti memfasilitasi pertanian pintar, menstimulasi vitalitas ekonomi digital di berbagai wilayah, menghidupkan budaya digital di daerah pedesaan, serta meningkatkan sistem tata kelola digital di daerah pedesaan.

Dokumen tersebut diterbitkan bersama oleh Administrasi Dunia Maya Tiongkok (Cyberspace Administration of Tiongkok/CAC), Kementerian Pertanian dan Urusan Pedesaan Tiongkok, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok, serta Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok.

Cakupan Internet

Serangkaian target juga ditetapkan dalam dokumen tersebut. Per akhir 2024, jumlah pengguna jaringan pita lebar (broadband) di kawasan pedesaan akan menembus 200 juta, cakupan internet di daerah pedesaan akan naik sebesar 2 poin persentase, dan penjualan ritel daring produk-produk pertanian melalui platform e-commerce akan melampaui 630 miliar yuan (1 yuan = 2.224 rupiah) atau 88,67 miliar dollar AS (1 dollar AS = 16.070 rupiah).

Terkait dengan pembangunan pedesaan ini, Kementerian Sumber Daya Air Tiongkok merilis sebuah rencana kerja, yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas jaringan pipa air bersih di daerah-daerah pedesaan di negara tersebut hingga 92 persen per akhir tahun 2024.

Proyek-proyek penyediaan air bersih berskala besar juga diharapkan dapat melayani 63 persen populasi pedesaan di Tiongkok pada akhir tahun ini, menurut rencana tersebut.

Kementerian itu mendesak daerah-daerah setingkat provinsi untuk memprioritaskan integrasi pasokan air perkotaan dan pedesaan, dan secara giat mendorong pembangunan proyek-proyek penyediaan air terpusat berskala besar di daerah-daerah yang tidak dapat dijangkau oleh jaringan suplai air perkotaan.

Selain itu, kementerian tersebut mengatakan upaya harus dilakukan untuk memajukan konstruksi yang terstandardisasi dan transformasi proyek penyediaan air bersih berskala kecil di tempat-tempat yang tidak dapat dicakup oleh integrasi pasokan air bersih perkotaan dan pedesaan maupun proyek penyediaan air bersih berskala besar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

43 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.