Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok dan UE Bisa Bantu Stabilkan Ekonomi Dunia

📅 Kamis, 17 Nov 2022, 00:03 WIB | Oleh:
Tiongkok dan UE Bisa Bantu Stabilkan Ekonomi Dunia Doc: Sumber: Eurostat - KJ/ONES

BADUNG - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mengatakan Tiongkok dan Uni Eropa harus berpegang kepada independensi serta keterbukaan kerja sama untuk mendorong hubungan bilateral demi kemajuan di jalur yang benar serta menyuntikkan stabilitas dan energi positif kepada perekonomian dunia.

Presiden Tiongkok Xi Jinping bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte, dan PM Spanyol Pedro Sanchez di Nusa Dua, Badung, pulau wisata Bali, Selasa (15/11).

Kantor Berita Tiongkok, Xinhua, menyebutkan saat pandangan dunia tertuju pada KTT G20 di Indonesia, muncul sebuah konsensus luas bahwa negara dengan perekonomian besar, seperti Tiongkok dan Uni Eropa (UE), perlu berupaya bersama untuk kerja sama ekonomi agar dapat memfasilitasi pemulihan ekonomi global dan pembangunan berkelanjutan. Terlepas dari pandemi Covid-19 dan ketidakstabilan regional, layanan kereta barang Tiongkok-Eropa masih tetap stabil..

Pada 2021, layanan kereta barang Tiongkok-Eropa mencatat rekor 15.000 perjalanan dan mengangkut barang setara dengan 1,46 juta TEU (twenty-foot equivalent unit). Angka tersebut masing-masing menunjukkan pertumbuhan 22 persen dan 29 persen dari tahun sebelumnya.

Selama enam bulan pertama 2022, layanan tersebut mengoperasikan 7.514 perjalanan kereta barang dan mengangkut barang setara dengan 724.000 TEU, berdasarkan data perusahaan itu.

Sebagaimana dikutip Xinhua, layanan kereta barang Tiongkok-Eropa berfungsi sebagai penghubung perdagangan penting antara Asia dan Eropa. Dengan 82 rute, kereta tersebut sekarang menjangkau 200 kota di 24 negara Eropa, membentuk jaringan transportasi yang mencakup seluruh Eropa.

Kesiapan Infrastruktur

Di bagian lain, Ekonom Universitas Atma Jaya Yogyakarta, (UAJY), Aloysius Gunadi Brata, mengatakan bahwa pernyataan Presiden Xi Jinping bahwa Tiongkok dan EU harus berperan lebih besar dalam stabilitas ekonomi dunia tampaknya menandai empat isu penting yang saling terkait.

Pertama, kendati ada sejumlah ketidakcocokan dalam aspek non-ekonomi (seperti soal hak asasi manusia), Tiongkok merupakan partner perdagangan dan investasi yang penting bagi EU, terutama sejak satu dekade terakhir.

Kedua, Tiongkok hendak menekankan kesiapan infrastruktur untuk memacu perdagangan dan investasi kedua wilayah tersebut. Bahkan juga siap dalam hal transportasi darat dengan kereta api yang sekaligus mendekatkan jarak geografis keduanya.

Ketiga, karena yang ditonjolkan dalam pernyataan Xi Jinping adalah EU maka ini juga dapat diartikan bahwa Tiongkok terus melakukan upaya untuk menaikkan posisinya berhadapan dengan kekuatan besar lainnya, dalam hal ini AS.

"Dan terakhir, di tengah ancaman resesi sebagai akibat dari kebijakan ekonomi AS, upaya penguatan kerja sama Tiongkok dan EU sangat mungkin menjadi sebuah solusi untuk membentengi ekonomi dunia dari dampak-dampak negatif kebijakan ekonomi AS," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tradisi Hekente di Wakatobi

9 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Tradisi Hekente di Wakatobi
Megapolitan
Gen Z Jakarta Harus Banyak ...
Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Lanju...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.