Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tingkatkan Produksi Sorgum di Sukabumi untuk Ketahanan Pangan Nasional

📅 Senin, 09 Okt 2023, 00:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Produksi Sorgum di Sukabumi untuk Ketahanan Pangan Nasional Doc: Antara/Aditya Rohman
Ket. Bupati Sukabumi Marwan Hamami saat memberikan sambutan terkait pengembangan sorgum di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Minggu, (8/10).

Sukabumi - Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan peningkatan produksi sorgum yang dilaksanakan di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jabar untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

"Tentunya Pemkab Sukabumi mendukung penuh upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional apalagi Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah yang menjadi lokasi pengembangan bahan pangan alternatif pengganti gandum dan diversifikasi makanan pokok ini," katanya di Sukabumi pada Minggu, (8/10).

Menurut Marwan, untuk saat ini luas lahan sorgum yang dikembangkan PT Mandiri Agrosolusi Indonesia di Desa Kertajaya tersebut seluas 50 hektare dengan target pengembangan seluas 580 hektare.

Di lahan tersebut, tidak hanya sebatas meningkatkan produksi, tetapi juga hilirisasi tanaman sorgum, sehingga selain bisa menjaga ketahanan pangan nasional juga mendongkrak pendapatan petani atau warga sekitar.

Tentunya upaya pemerintah pusat menjaga ketahanan pangan nasional ini harus didukung oleh semua pihak apalagi Kabupaten Sukabumi dipilih menjadi demplot pengembangan lahan sorgum pertama di Indonesia.

Pihaknya pun siap membantu, jika ada penambahan luas lahan untuk menanam sorgum. Di Kabupaten Sukabumi banyak lahan yang tidak produktif dan bisa dimanfaatkan untuk pengembangan pertanian. Pengembangan sorgum tentunya akan berdampak positif kepada kesejahteraan masyarakat yang semakin meningkat.

Orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi menambahkan keuntungan lain menanam sorgum, lebih tahan terhadap penyakit, mampu hidup di lahan kering karena hanya membutuhkan sedikit pasokan air.

Selain itu, pihaknya mengimbau agar sorgum ini tidak hanya dijual dalam bentuk biji atau bahan saja, tetapi bisa dikembangkan menjadi panganan lainnya sehingga bisa meningkatkan nilai jualnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.