Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menag: Indonesia Jadi Negara Pertama Bangun Kampung Haji

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 15:58 WIB | Oleh:
Menag: Indonesia Jadi Negara Pertama Bangun Kampung Haji Doc: RRI/Sugandi
Ket. Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar

JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan Indonesia akan menjadi negara pertama membeli properti di Mekah dan Madinah. Pembelian tersebut dalam rangka rencana pemerintah membangun Kampung Haji bagi jemaah asal Indonesia.

“Kita negara pertama diberikan kesempatan membeli properti di Kota Mekah dan Madinah. Tidak ada negara lain mendapatkan kesempatan seperti Indonesia,” ujar dia dalam konferensi pers, Jakarta, Selasa (3/2).

Ia menambahkan, keistimewaan tersebut tidak lepas dari kedekatan Presiden Prabowo dengan Putra Mahkota Arab Saudi. Hubungan erat itu membuka peluang Indonesia memperoleh lokasi strategis Kampung Haji.

"Kampung Haji Indonesia di Mekah akan dibangun di atas lahan sekitar 60 hektare. Lokasinya berjarak sekitar satu hingga tiga kilometer dari Masjidil Haram," kata dia.

Selain itu, lanjutnya, kawasan Kampung Haji direncanakan terhubung langsung dengan Masjidil Haram melalui terowongan. Akses tersebut diharapkan memudahkan mobilitas jemaah haji Indonesia.

“Alhamdulillah Presiden memiliki hubungan dekat sehingga diberikan kesempatan itu. Kita juga sudah mendapatkan lahan yang cukup luas,” kata dia.

Nasaruddin Umar mengatakan rencana tersebut, disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto kepada tokoh agama Islam di Istana Negara. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menyampaikan belum ada negara lain mendapat kesempatan serupa.

Sementara itu, Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, menjelaskan rencana pembangunan jembatan Al-Hujun. “Jembatan ini ditargetkan selesai pada 2026 dan diberi nama Jembatan Al-Hujun, aksesnya yakni menghubungkan kawasan Kampung Haji menuju Masjidil Haram,” ucap dia di Istana, Jakarta, Rabu, 17 Desember 2026.

Rosan menyebut, jarak Kampung Haji lebih dekat dibanding pemondokan jemaah Indonesia sebelumnya. Selama ini, jarak pemondokan mencapai sekitar 4,5 hingga enam kilometer.

“Selama ini jarak pemondokan jemaah cukup jauh dari Masjidil Haram. Dengan proyek ini jaraknya bisa jauh lebih dekat,” kata dia.

Ia berharap, proyek Kampung Haji dapat meningkatkan fasilitas dan kenyamanan jemaah Indonesia. Akses yang lebih dekat dinilai mempermudah pelaksanaan ibadah haji. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.