Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tindak Tegas, Polri Tetapkan Dua Tersangka Penimbun BBM Subsidi di Jember

📅 Jumat, 30 Jun 2023, 00:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tindak Tegas, Polri Tetapkan Dua Tersangka Penimbun BBM Subsidi di Jember Doc: ANTARA/HO-Polsek Ambulu
Ket. Foto dok. Kapolsek Ambulu AKP Suhartanto menggerebek lokasi penimbunan solar subsidi di Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember pada 22 Juni 2023.

Jember - Tindak tegas, aparat kepolisian sudah menetapkan dua tersangka yakni HF warga Kabupaten Jember dan AS warga Kabupaten Nganjuk sebagai tersangka yang melakukan penimbunan bahan bakar minyak jenis solar bersubsidi di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

"Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka, sehingga keduanya ditahan. HF ditahan di Mapolsek Ambulu, sedangkan AN ditahan di Mapolres Jember, karena Polsek Ambulu tidak punya sel tahanan wanita," kata Kapolsek Ambulu AKP Suhartanto saat dihubungi per telepon di Jember, Kamis malam.

Polsek Ambulu menggerebek tempat penimbunan BBM bersubsidi jenis solar di dalam sebuah bangunan bekas kolam renang yang tidak terpakai di Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu pada pekan lalu.

"Hasil pemeriksaan sementara penimbunan BBM subsidi jenis solar itu sudah dilakukan selama tiga bulan terakhir oleh tersangka dengan modus mencari solar subsidi di sejumlah SPBU dengan menggunakan sepeda motor," tuturnya.

Solar subsidi tersebut dari sepeda motor dipindah ke jerigen dan tandon, kemudian setelah tandon di area kolam renang tidak terpakai itu penuh, maka BBM itu diangkut dengan truk tangki minyak yang didatangkan oleh AS.

"AS yang mencari pasarnya untuk penjualan solar subsidi ke sejumlah industri, sehingga harga solar tersebut lebih mahal dijual ke pihak industri. Ada yang di Surabaya, Sidoarjo, dan Situbondo, tergantung kesesuaian harga yang diinginkan tersangka," ungkapnya.

Ia menjelaskan pihaknya masih akan meminta keterangan saksi ahli terkait dengan penimbunan BBM subsidi tersebut untuk melengkapi berkas yang sudah disusun penyidik Polsek Ambulu.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 55 UU No.22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah pasal 40 angka 9 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) No.2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja junto pasal 55, 56 KUHP dengan ancaman maksimal 6 tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar.

Sementara itu, barang bukti yang disita yakni satu unit truk tangki warna biru putih, dua tandon air yang berisi BBM subsidi jenis solar sebanyak 1.820 liter, enam jerigen yang berisi BBM subsidi jenis solar masing - masing berisi 30 liter, lima unit sepeda motor sebagai sarana untuk mengangkut jerigen yang berisi BBM solar, dan satu unit mesin pompa air berikut selang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.