Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim UGM Teliti Pengaruh TikTok terhadap Rentang Perhatian Pelajar

📅 Selasa, 21 Mei 2024, 00:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim UGM Teliti Pengaruh TikTok terhadap Rentang Perhatian Pelajar Doc: Antara/AFP
Ket. Logo Tiktok

Yogyakarta - Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) meneliti pengaruh konten singkat video TikTok terhadap penurunan rentang perhatian atauattention spanpelajar di Indonesia.

Anggota tim mahasiswa UGM Rizqi Vazrin dalam keterangannya di Yogyakarta, Senin, mengatakan penelitian itu berangkat dari penurunan performa akademik pelajar Indonesia yang diukur melalui survei Programme for International Student Assessment (PISA) sejak 2010-2024.

"Terhitung sejak tahun 2010-2024 (performa akademik) Indonesia mengalami penurunan skor. Sementara pada tahun 2022, TikTok telah muncul sebagai salah satu platform media sosial yang paling diminati," kata Rizqi.

Menurut dia, TikTok awal mula muncul dengan menyuguhkan video-video singkat berkisar antara lima detik hingga tiga menit.

"Pada saat itu juga, teknologi secara masif mulai masuk ke dalam kehidupan kultural masyarakat Indonesia. Kemajuan teknologi yang di dalamnya ada TikTok, membuka wacana baru tentang dampak teknologi terhadap performa akademik seorang pelajar," ujar dia.

Berdasarkan hasil penelusuran literatur, kata dia, disebutkan bahwa fenomena antara konsumsi konten singkat bisa berdampak penurunan rentang perhatian.

Dia mengatakan paparan konten video singkat dapat mengakibatkanattention spanseseorang menjadi lebih pendek.

"Attention span yang pendek akan berpengaruh terhadap penurunan performa akademik seorang pelajar," kata dia.

Penelitian yang menargetkan survei ke kelompok pelajar SMP hingga SMA yang berumur 15 tahun ini, kata Rizqi, bertujuan untuk mengetahui performa akademik dalam kaitannya dengan kebiasaan menonton video singkat TikTok dan apakah terjadi penurunan attention span pelajar tersebut.

Selain Rizqi Vazrin dari Fakultas Filsafat UGM, tim penelitian yang didanai oleh Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) itu beranggotakan Romdhoni Afif N (Filsafat), Radhita Z Jannah (Filsafat), Della Ayu Banon (Filsafat), dan Immanuella Rere (Statistika).

Melalui penelitian itu, dia berharap dapat menemukan implikasi yang mungkin terjadi atas fenomena tersebut baik secara positif maupun negatif, sehingga dapat dirumuskan upaya pencegahan dan perbaikan sistem pendidikan Indonesia.

"Dari hasil riset ini diharapkan dapat menjadi bentuk wacana baru dalam menyikapi fenomena penurunan attention span dan tren penurunan nilai PISA sehingga masyarakat menjadi lebih bijaksana dalam pengimplementasian nilai tersebut," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.