Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim PBB Menilai Dampak Jebolnya Bendungan Kakhovka: Bencana Akan Bertambah Buruk

📅 Kamis, 08 Jun 2023, 12:09 WIB | Oleh:
Tim PBB Menilai Dampak Jebolnya Bendungan Kakhovka: Bencana Akan Bertambah Buruk Doc: AP/Libko
Ket. Jalanan Kherson terendam setelah bendungan Kakhovka jebol pada Rabu, 7 Juni 2023 . Sejumlah warga Ukraina menghabiskan malam di atas atap rumah mereka karena pihak berwenang memperingatkan bendungan yang jebol akan terus mengeluarkan air.

PBB - Tim dari berbagai badan PBB pada Rabu (7/6) menilai dampak kehancuran yang diakibatkan jebolnya bendungan Kakhovka di Ukraina selatan. Bencana tersebut kemungkinan akan bertambah buruk, menurut seorang juru bicara.

Ukraina dan Rusia saling menyalahkan atas penghancuran bendungan besar yang jebol pada Selasa (6/6).

Perwakilan dari Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan, serta lima badan PBB dan LSM, berada di Kherson pada Rabu, kata juru bicara PBB Stephane Dujarric kepada wartawan dikutip Anadolu.

Dujarric mengatakan ketinggian air naik dan desa-desa serta kota-kota terendam banjir.

''Ini akan berdampak pada akses masyarakat ke layanan esensial dan menimbulkan risiko kesehatan yang serius,'' kata Dujarric.

Sekitar 1.500 orang meninggalkan rumah mereka yang terendam banjir, menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi.

Dujarric mengatakan akses ke air menjadi perhatian utama karena ratusan ribu orang bergantung pada waduk Kakhovka untuk air minum, dan levelnya menurun dengan cepat.

Banjir juga dapat menyebabkan pencemaran sumber air, meningkatkan risiko kesehatan, tambahnya.

Organisasi Pangan dan Pertanian memperingatkan bahwa penghancuran bendungan kemungkinan akan mempengaruhi ketahanan pangan, karena ribuan hektare lahan pertanian telah tergenang air, menghancurkan tanaman yang baru ditanam.

Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan, PBB tidak memiliki akses ke informasi independen tentang keadaan yang menyebabkan penghancuran bendungan pembangkit listrik tenaga air Kakhovka.

Dia mengatakan penghancuran bendungan adalah "konsekuensi lain yang menghancurkan" dari invasi Rusia, sebuah kritik yang juga digaungkan oleh banyak negara Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.