Ternyata Produk Galon Sekali Pakai Berbahaya untuk Kesehatan, Mengandung Mikroplastik
📅 Jumat, 01 Okt 2021, 11:13 WIB | Oleh: Hari Styawan
Doc: Istimewa
Laboratorium kimia Universitas Indonesia (UI) melakukan penelitian pada galon sekali pakai yang kini tengah menjadi produk baru di masyarakat.
Uji terhadap sampel yang beredar di kawasan Jabodetabek ini ternyata memiliki kandungan mikroplastik (potongan plastik dengan ukuran sangat kecil) yang berbahaya bagi kesehatan jika terus dikonsumsi.
Dr rer.nat., Agustino Zulys, M.Sc. dari Universitas Indonesia mengatakan alasannya melakukan uji terhadap galon sekali pakai karena sebelumnya tidak ada penelitian yang fokus pada sampel.
"Galon sekali pakai dipilih sebagai objek penelitian, karena belum terdapat penelitian terdahulu yang spesifik merespons penggunaan galon sekali pakai," ujar Agustino.
Dari hasil penelitian tersebut bisa disimpulkan bahwa terdapat kandungan mikroplastik di kedua sampel. Pada sampel pertama galon sekali pakai, terdapat kandungan mikroplastik sebanyak 85 juta partikel per liter atau 0,2 mg/liter.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara pada sampel kedua ditemukan sebanyak 95 juta partikel/liter atau setara dengan berat 5 mg/liter.
Ini menandakan, produk galon sekali pakai masih tidak terlepas dari kontaminasi mikroplastik seperti air kemasan galon pada umumnya. Padahal jika terus-menerus mengkonsumsi mikroplastik akan berbahaya bagi kesehatan tubuh.
"Dampak jangka panjang terhadap paparan mikroplastik ini di antaranya adalah inflamasi, genotoksisitas, tekanan oksidatif, dan nekrosis. Apabila kondisi ini dilangsungkan terus menerus, maka kerusakan jaringan, fibrosis, dan karsinogenesis juga dapat terjadi," tulis peneliti.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!