Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ternyata Ini Alasannya Kenapa Adik Gus Dur Mau Jadi Ketua Tim Pemenangan Cagub Andika-Hendi

📅 Rabu, 09 Okt 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ternyata Ini Alasannya Kenapa Adik Gus Dur Mau Jadi Ketua Tim Pemenangan Cagub Andika-Hendi Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Ketua Tim Pemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Andika Perkasa-Hendrar Prihadi, dr. Umar Wahid (tiga dari kiri) bersama Andika Perkasa dan Hendi, serta timses, saat konferensi pers di Semarang, Jateng, Senin (7/10/2024).

Semarang - Dokter Umar Wahid Hasyim yang juga adik Presiden Ke-4 RI K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengungkapkan alasannya mau "dipinang" menjadi Ketua Tim Pemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Andika Perkasa-Hendrar Prihadi atau Hendi.

"Saya cerita aja ya, 2 minggu lalu ditelepon Pak Andika untuk kesiapan jadi Ketua Timses (Tim Sukses) Pak Andika-Hendi, saya iyakan," katanya usai Rapat Tim Pemenangan Andika-Hendidi Semarang, Senin.

Ia mengakuinya banyak orang yang kaget dan menanyakan alasannya bersedia menjadi Ketua Tim Pemenangan Andika-Hendi.

"Begitu Pak Andika mengumumkan (ketua timses, red.), pertanyaan banyak banget, banyak orang kaget," katanya.

Putra keempat pendiri salah satu organisasi kemasyarakatan agama terbesar Nahdlatul Ulama (NU) K.H.Hasyim Asy'ari itu mengaku sudah cukup lama mengenal Andika.

"Yang pertama, saya katakan bahwa saya mengenal Pak Andika. Kami pernah diskusi cukup panjang ya. Dan, saya merasa ada kecocokan di dalam memandang bagaimana cara membangun negara ini bersama-sama," katanya.

Kedua, sosok yang kini berusia 79 tahun itu merasa harus berbuat sesuatu untuk rakyat, khususnya Jateng, meski usianya tidak lagi muda.

"Yang kedua, saya merasa saya harus berbuat sesuatu walaupun umur saya sudah tidak muda lagi. Sebagai upaya saya untuk tidak pernah berhenti memikirkan kepentingan rakyat, bukanlip serviceya," katanya.

Demikian pula dengan sosok calon wakil gubernur, yakni Hendi yang pernah menjadi Wali Kota Semarang dan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI.

Umar mengaku sudah mengetahui kiprah Hendi selama menjadi Wali Kota Semarang, terutama dalam bidang kesehatan melalui keberadaan RSUD K.R.M.T.Wongsonegoro Semarang.

"Saya baru hari ini ketemu dengan Pak Hendi. Akan tetapi, saya tahu betul beliau karena saya pendiri organisasi rumah sakit daerah, dan RS yang beliau dirikan, RSUD K.R.M.T.Wongsonegoro itu salah satu rumah sakit yang kami banggakan untuk rumah sakit daerah seluruh Indonesia," katanya.

Ia melanjutkan,"Jadi, saya meyakini beliau berdua bisa membawa Jawa Tengah ini ke arah yang lebih baik."

Pilkada Jateng 2024 diikuti oleh dua pasangan calon, yakni Andika Perkasa-Hendi(nomor urut 1) yang diusung oleh PDI Perjuangan dan pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen(nomor urut 2) yang diusung oleh koalisi sembilan partai politik.

Kesembilan partai politik itu, yakni Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Golkar, Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.