Tanah Bergerak Purwakarta Terus Menambah Korban, Perlu Penanganan Cepat
📅 Senin, 16 Jun 2025, 01:03 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ant
PURWAKARTA – Korban terus berjatuhan sebagai dampak tanah bergerak di Purwakarta. Tak kurang 250 jiwa harus mengungsi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mengungkapkan gerakan tanah susulan yang terjadi di Kampung Cigintung Desa Pasirmulya Kecamatan Sukatani Purwakarta Jawa Barat menyebabkan sekitar 250 jiwa warga harus mengungsi.
Humas BPBD Jabar, Hadi Rahmat, di Bandung, Minggu mengatakan, BPBD dan Dinkes berkolaborasi menangani pengungsi di beberapa lokasi yang lebih aman dan memberikan pelayanan kesehatan.
"Pelayanan yang dilakukan antara lain penyediaan logistik makanan dengan dapur umum, dan layanan kesehatan," katanya. Berdasarkan laporan sementara, bencana pergerakan tanah tersebut mengakibatkan sekitar 70 unit bangunan rusak.
Ini terdiri dari 57 rumah rusak berat, satu fasilitas umum rusak berat, satu tempat ibadah rusak berat, tiga rumah rusak sedang, dan delapan rumah rusak ringan. Berdasarkan data BPBD Purwakarta, pada tanggal 11-14 Juni 2025 pergerakan tanah telah menjalar sejauh 20 meter dari titik awal dan terus bertambah setiap 10 menit.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bencana gerakan tanah ini juga menyebabkan puluhan makam keluarga yang berada di Kampung Cigintung Desa Pasirmunjul Kecamatan Sukatani Purwakarta terpaksa dipindahkan.
Adapun Badan Geologi Kementerian ESDM mengungkapkan, gerakan tanah ini merupakan susulan setelah terjadi sejak Minggu (20/4) pukul 22:00 WIB. Kemudian kembali terjadi Rabu (23/4) pukul 20:00 WIB, Senin (19/5) pukul 07:00 WIB, Rabu (21/5), serta Sabtu (14/6).
Secara morfologi, daerah bencana yang memiliki ketinggian 370 meter di atas permukaan laut itu berupa perbukitan dengan kemiringan lereng yang agak curam sampai curam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!