Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sisternet Bangun Ekosistem Digital untuk UMKM Milik Perempuan

📅 Jumat, 18 Agu 2023, 20:11 WIB | Oleh:
Sisternet Bangun Ekosistem Digital untuk UMKM Milik Perempuan Doc: istimewa
Ket. sisternet

JAKARTA - Sisternet program pemberdayaan perempuan milik PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), berkomitmen untuk terus membangun ekosistem digital bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Komitmen tersebut disampaikan secara langsung pada loka karya "Percepatan Transformasi Digital Koperasi dan UMKM - Road to Indonesia Start up Ecosystem Summit (ISES) 2023" di Solo, pekan lalu.

Road to ISES 2023 yang digelar pada Jumat, 11 Agustus 2023 adalah program yang dicanangkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM, bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) dalam rangka merayakan Hari UMKM Nasional 2023.

Pada acara tesebut Sisternet dari XL Axiata membangun inovasi dan membuka peluang digital bagi para pelaku UMKM, khususnya penggerak UMKM milik perempuan. Perusahaan akan terus mendorong peningkatan kapasitas UMKM milik perempuan melalui pemanfaatan teknologi digital guna memacu produktivitas dan sekaligus memajukan bisnis mereka.

Peran serta Sisternet telah mendapatkan pengakuan dari forum internasional seperti G20, G20 EMPOWER, W20, The UN Women 2020 Asia Pacific WEP's Award, hingga APEC. Sisternet diakui sebagai salah satu praktik program pemberdayaan perempuan yang telah memberikan dampak positif.

Chief Corporate Affair XL Axiata Marwan O Basir menyebutkan, Indonesia banyak melahirkan pelaku UMKM tangguh dari waktu ke waktu. Namun, masih banyak dari pelaku UMKM ini yang belum paham pentingnya pemanfaatan teknologi dalam membangun usaha mereka.

"Mereka perlu kita dampingi dan fasilitasi, baik dari segi teknologi hingga program inkubasi dari para ahlinya," pada kesempatan tersebut yang disampaikan melalui siaran pers Rabu (16/8).

Untuk mampu bersaing dengan pelaku UMKM dari negara lain, menurut Marwan harus melahirkan UMKM berkualitas. Pasalnya mereka yang mampu beradaptasi secara cepat dan memanfaatkan peluang yang ada akan menjadi pemenangnya.

"Dari pelaku yang cerdas ini, kita percaya akan melahirkan produk yang tentunya juga berkualitas. Kami meyakini bahwa transformasi digital mampu membuka peluang yang lebih besar lagi bagi pelaku UMKM di berbagai daerah. Tentunya perlu kolaborasi lintas sektoral untuk mendorong percepatan pertumbuhan UMKM ini," imbuh Marwan.

Dimulai sejak tahun 2015, Sisternet telah menyelenggarakan berbagai program pemanfaatan teknologi digital untuk memberdayakan perempuan. Salah satunya, telah menyelenggarakan lebih dari 300 kelas pengembangan diri bagi perempuan. Bahkan, saat ini, terdapat lebih dari 500 ribu perempuan Indonesia yang sudah terdigitalisasi melalui Sisternet, lebih dari 3.000 di antaranya merupakan binaan Sisternet.

"Terdapat peningkatan 30 persen produktivitas produksi produk, 75 persen dalam menggunakan pemasaran digital, dan 13 persen omzet naik bagi perempuan pemilik bisnis kecil setelah mereka bergabung ke dalam binaan Sisternet, dan rutin bergabung ke dalam kelas-kelas edukasi pemanfaatan sarana digital yang telah disiapkan," ungkap Marwan.

Informasi yang disajikan tidak hanya mengenai materi-materi pengembangan bisnis tetapi juga membahasdaily lifeperempuan bersama keluarga serta kisah-kisah menginspirasi dari perempuan yang sudah berhasil di usahanya. Informasi dan keseruan Sisternet juga bisa didapatkan di sosial media melalui platform YouTube, Instagram, Facebook, dan Twitter.

Sisternet juga hadir dalam bentuk aplikasi yang di dalamnya terdapat banyak fitur, seperti artikel edukasi, berbagai kelas webinar dengan topik yang menarik, forum edukasi melalui diskusi pintar, toko Sister yang merupakan slot promosi untuk para UMKM perempuan binaan Sisternet, dan jugaweb bannergratis yang dapat digunakan untuk promosi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.