Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Shopee Soroti Pertumbuhan UMKM dan Upaya Pelestarian Budaya

📅 Selasa, 02 Des 2025, 19:55 WIB | Oleh:
Shopee Soroti Pertumbuhan UMKM dan Upaya Pelestarian Budaya Doc: Shopee
Ket. Poster satu dekade Shopee. Perusahaan e-commerce ini meluncurkan laporan dampak “Satu Dekade Ciptakan Dampak bagi Penjual” dan serial dokumenter “Melestarikan Warisan Budaya,” soroti perkembangan UMKM, pertumbuhan ekonomi digital, serta kontribusi Shopee dalam pemberdayaan penjual dan pelestarian budaya di Asia Tenggara dan Taiwan.

JAKARTA - Platform e-commerce yang beroperasi di Asia Tenggara, Taiwan, dan Brasil, Shopee merayakan ulang tahunnya yang ke-10 dengan meluncurkan laporan dampak perdananya ‘Shopee: Satu Dekade Ciptakan Dampak bagi Penjual,’ dan serial dokumenter terbarunya, ‘Shopee: Melestarikan Warisan Budaya.’

Kedua inisiatif tersebut menyoroti bagaimana bisnis dan komunitas lokal di seluruh dunia memanfaatkan Shopee dan ekonomi digital untuk berkembang, melestarikan nilai budaya dan meningkatkan kualitas hidup dalam satu dekade terakhir.

Sejak diluncurkan pada tahun 2015, Shopee berkomitmen untuk membantu para penjual agar dapat berkontribusi dan sukses dalam ekonomi digital. Selama satu dekade terakhir, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), telah mengembangkan bisnisnya hingga berhasil mencapai lebih dari 270 miliar dollar dalam penjualan di Shopee secara global. Hal ini semakin menegaskan peran transformatif e-commerce dalam mendorong pertumbuhan bisnis dan menciptakan peluang ekonomi.

Setiap tahunnya, semakin banyak penjual yang bergabung dengan Shopee, dengan jumlah UMKM mengalami peningkatan rata-rata dua kali lipat. Sekitar 80% para pelaku bisnis tersebut beroperasi di luar ibu kota, memanfaatkan Shopee untuk menjangkau pembeli baru di pasar domestik hingga ke seluruh wilayah lainnya.

Selain memaksimalkan jangkauan akses yang dihadirkan Shopee, para penjual UMKM juga memperkuat keterampilan digital dan kepercayaan diri melalui berbagai sumber edukasi di Shopee. Hingga saat ini, lebih dari 7,6 juta penjual UMKM telah berpartisipasi di program Shopee University (Kampus Shopee), dimana program ini telah menghadirkan lebih dari 1.500 modul pembelajaran online, dan mengadakan pelatihan langsung di 318 kota di Asia Tenggara dan Taiwan.

Terence Pang, Chief Operating Officer Shopee mengatakan, satu dekade terakhir telah menjadi masa penuh perubahan besar, dimana ekonomi digital telah membuka peluang baru bagi masyarakat dan pelaku usaha di berbagai wilayah.

“Kami sangat berterima kasih kepada komunitas penjual UMKM kami, termasuk penjual yang mengawali perjalanan online mereka bersama kami sejak sepuluh tahun lalu, dan terus bermitra dengan Shopee seiring dengan perkembangan bisnis mereka untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar melalui e-commerce,” ujar dia melalui pers pada hari Senin (1/12).

Membantu UMKM Menjangkau Pasar Lebih Luas dan Tumbuh Secara Online

Seiring dengan berkembangnya lanskap digital, penjual UMKM juga sudah makin beradaptasi dengan menggunakan beragam program dan fitur konten dalam ekosistem Shopee untuk menjangkau pembeli secara lebih efektif di ranah online. Fitur-fitur ini termasuk Shopee Live dan Shopee Video, yang memungkinkan penjual terhubung dengan pembeli melalui cara yang lebih interaktif.

Sejak fitur ini diluncurkan, penjual UMKM telah mengalami rata-rata peningkatan pesanan lebih dari 300% di Shopee Live setiap tahunnya, membantu penjual meningkatkan interaksi dengan pembeli dan mendorong pertumbuhan penjualan.

Untuk menjangkau pasar lebih luas, penjual yang tidak memiliki pengalaman dalam hal pemasaran ataupun tim khusus dapat memperluas jangkauan audiens melalui program Shopee Affiliate Marketing Solutions (AMS).

Dengan berkolaborasi bersama konten kreator tepercaya dan KOL (Key Opinion Leaders), penjual UMKM telah meningkatkan visibilitas dan penjualan, dimana AMS telah berkontribusi pada peningkatan pesanan hingga 30%. Hal ini semakin membuktikan bagaimana fitur yang sederhana serta mudah diakses dapat mendorong pertumbuhan bisnis yang signifikan.

Bagi penjual yang ingin ekspansi ke pasar global, Shopee juga memiliki program Shopee Export Programme (SEP atau Program Ekspor Shopee) yang dapat membuka perluasan akses lintas negara dengan memungkinkan penjual UMKM untuk mendaftarkan produknya di berbagai negara.

Sejak 2018, lebih dari 2,1 juta penjual UMKM di seluruh Asia Tenggara & Taiwan telah bergabung dengan SEP untuk memperluas jangkauan mereka secara internasional, menunjukan bagaimana e-commerce terus menciptakan peluang pertumbuhan bisnis secara regional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.