Selamatkan Indonesia! BEM SI Demo di DPR dengan Tuntutan Pedas: RUU Perampasan Aset Hingga Revolusi Kabinet
📅 Kamis, 04 Sep 2025, 12:10 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: Antara
JAKARTA - Jakarta kembali memanas. Kamis (4/9/2025), Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar demo di depan Gedung DPR RI.
Aksi ini dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB dengan mengusung tema provokatif, “Selamatkan Indonesia!”
Seruan BEM SI tegas, keresahan rakyat bukan datang dari aksi di jalanan, melainkan dari korupsi yang merajalela, hukum yang dipelintir demi kepentingan politik, sejarah yang direkayasa, serta kebijakan negara yang semakin jauh dari kepentingan rakyat.
Lewat unggahan Instagram resminya, @bem_si, mereka menegaskan bahwa menyelamatkan negeri bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas seluruh elemen bangsa.
“Masa depan bangsa adalah hak rakyat, bukan segelintir elite yang menjarah negeri,” demikian pernyataan lantang BEM SI.
Sebaiknya Anda baca juga:
Koordinator Pusat BEM SI, Muzammil Ihsan, menambahkan bahwa aksi kali ini juga dipicu oleh tragedi memilukan, gugurnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob saat aksi Kamis (28/8/2025).
Muzammil menyebut peristiwa itu harus menjadi momentum kebangkitan rakyat dan alarm keras bagi aparat serta lembaga negara agar segera melakukan reformasi total.
BEM SI mengajukan sederet tuntutan keras yang ditujukan langsung kepada DPR dan pemerintah.
Sebaiknya Anda baca juga:
1. Segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset.
2. Hentikan beban pajak untuk rakyat kecil.
3. Evaluasi besar-besaran terhadap anggaran DPR.
4. Audit menyeluruh terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
5. Revolusi Kabinet Merah Putih.
6. Bebaskan semua demonstran yang ditahan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!