Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

APBD 2026 Tetap Kokoh Meski Dana Bagi Hasil Dipotong

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 01:20 WIB | Oleh:
APBD 2026 Tetap Kokoh Meski  Dana Bagi Hasil Dipotong Doc: ANTARA/Khaerul Izan.
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

JAKARTA - Stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta tetap terjaga di tengah tekanan fiskal beberapa waktu terakhir. Sinergi antara Pemerintah Provinsi Jakarta dan DPRD dinilai menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan program prioritas.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan kuat legislatif. Menurutnya, hubungan yang solid antara eksekutif dan legislatif menjadi fondasi penting dalam memastikan kebijakan tetap berjalan sesuai dengan rencana. “Tidak mungkin Pemerintah Provinsi Jakarta bekerja tanpa dukungan kuat DPRD,” ujar Pramono.

Dia menjelaskan, kolaborasi tersebut memungkinkan berbagai program strategis tetap dijalankan secara konsisten. Hal ini sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi nasional. Salah satu indikator yang ditunjukkan adalah pertumbuhan ekonomi Jakarta yang mencapai 5,21 persen. Angka tersebut melampaui rata-rata nasional sebesar 5,11 persen.

Pramono menilai capaian itu mencerminkan daya tahan ekonomi ibu kota yang tetap terjaga. Stabilitas tersebut juga menjadi modal penting dalam mempertahankan keberlangsungan program pembangunan. Di sisi fiskal, pemerintah daerah juga berhasil menjaga APBD tetap berjalan sesuai dengan target. Hal ini terjadi meskipun terdapat tantangan berupa pengurangan dana bagi hasil dari pemerintah pusat.

“Syukurlah, kita dapat melalui masa yang tidak mudah. APBD tetap berjalan sesuai dengan target,” ujarnya. Dalam kondisi tersebut, berbagai program prioritas tetap dipertahankan oleh pemerintah daerah. Program seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga bantuan sosial tetap berjalan tanpa gangguan berarti.

Sementara itu, Khoirudin menilai, hubungan harmonis legislatif dan eksekutif turut dirasakan masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut menciptakan suasana yang kondusif dalam proses pembangunan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.