Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sejumlah Warga TPU Kebon Nanas Masih Sedih Usai Direlokasi ke Rusunawa

📅 Senin, 12 Jan 2026, 16:11 WIB | Oleh:
Sejumlah Warga TPU Kebon Nanas Masih Sedih Usai Direlokasi ke Rusunawa Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Warga yang tinggal di lahan TPU Kebon Nanas bernama Ani (37) diwawancarai oleh wartawan di TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur, Senin (12/1).

JAKARTA -- Sebagian warga yang tinggal di lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Jakarta Timur, mengaku sedih setelah direlokasi ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

"Sedih pasti, saat harus pindah dari sini ke rusunawa, soalnya sudah lama juga tinggal di sini," kata salah satu warga bernama Ani (37) di TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur, Senin.

Proses pemindahan warga yang tinggal di lahan TPU Kebon Nanas terus berjalan. Sambil meneteskan air mata, dia mengaku tinggal bersama delapan anggota keluarganya

Ani menceritakan ia beserta keluarganya sudah belasan tahun menetap di kawasan TPU Kebon Nanas dan memiliki ikatan emosional yang kuat dengan lingkungan sekitar.

Perasaan sedih pun dirasakan Ani menjelang kepindahan. Ia mengaku berat harus berpisah dengan para tetangga yang selama ini sudah seperti keluarga sendiri.

"Sedih, kita kan berpisah sama tetangga. Walaupun satu rusun, tapi kan beda blok. Saya di sini sudah cukup lama, belasan tahun, terus terpisah sama tetangga," ucap Ani.

Selain itu, dia mengatakan, hingga kini, dirinya belum mengetahui secara pasti unit hunian yang akan ditempatinya. Bahkan, dia juga belum sempat melihat kondisi rusun yang akan ditempati.

"Belum tahu lantai berapa, saya juga belum lihat rusunnya seperti apa," ungkap Ani.

Terkait sosialisasi pemindahan warga, dia mengatakan informasi yang diterima warga masih terbatas.

Menurut dia, warga hanya diberitahu untuk membawa barang-barang pribadi karena proses pengangkutan akan dibantu petugas.

"Cuma dikasih tahu nanti kita bawa barang, nanti di sana pembagian kunci. Barang semuanya diangkut, dibantu," tutur Ani.

Hal serupa juga dikatakan Marni (39) yang sudah tinggal belasan tahun di lahan TPU Kebon Nanas. Meskipun setuju untuk direlokasi, namun ia mengaku sedih harus pindah dari lingkungan tersebut.

"Berat pasti, namanya juga sudah belasan tahun di sini, terus pindah, lingkungan baru lagi, semuanya baru lagi," kata Marni.

Dia pun berharap nantinya bisa lebih aman dan nyaman tinggal di rusunawa yang sudah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.