Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sedikitnya 60 RT Kebanjiran

📅 Jumat, 29 Nov 2024, 03:20 WIB | Oleh:
Sedikitnya 60 RT Kebanjiran Doc: ANTARA/HO-warga
Ket. Sejumlah warga tengah memindahkan sepeda motornya ke dataran yang lebih tinggi akibat banjir melanda permukiman Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu malam (27/11).

JAKARTA -  Sebanyak 60 rukun tetangga (RT) sempat terendam sebagai dampak hujan deras dan luapan Kali Ciliwung di kawasan Jakarta. Kemarin masih 60 RT berjuang melawan banjir.

“Banjir disebabkan hujan yang melanda wilayah Jakarta sekitarnya hari Rabu,” tandas Kepala Pelaksana BPBD Jakarta, Isnawa Adji, di Jakarta, Kamis. Isnawa menjelaskan, akibat curah hujan tinggi, Kali Ciliwung pun meluap dan menyebabkan banjir.

Banjir Jakarta Selatan terdapat 13 RT di empat kelurahan: Tanjung Barat, Rawajati, Pejaten Timur, dan Kebon Baru. Tinggi genangan air dari 40 sampai 90 sentimeter. Selain itu, 47 RT dari lima kelurahan mengalami banjir. Mereka ada di Kelurahan Bidara Cina (14), Kelurahan Kampung Melayu (29). Tinggi air kawasan ini ada yang mencapai 250 sentimeter.

Di Kelurahan Balekambang terdapat 1 RT dengan banjir setinggi 180 sampai 220 senti. Kelurahan Cawang 2 RT setinggi 140 senti dan Kelurahan Cililitan 1 RT setinggi 150 senti.

Sedangkan wilayah yang sudah surut ada Kelurahan Sukabumi Selatan sebanyak 3 RT, Kelurahan Cipinang Muara sebanyak 1 RT dan Kelurahan Gedong sebanyak 2 RT. Selanjutnya di Kelurahan Tanjung Barat sebanyak 2 RT, Kelurahan Cilandak Timur sebanyak 2 RT dan 2 RT di Pejaten Timur. Untuk daerah ini ada 43 jiwa mengungsi di kelurahan Bidara Cina.

BPBD Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor genangan air setiap wilayah. BPBD berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat). Petugas gabungan tersebut dikerahkan untuk menyedot genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.

??????Isnawa mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, masyarakat bisa segera menghubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop.

Evakuasi

Sementara itu, petugas mengevakuasi warga kebanjiran di wilayah Kebon Pala, Jakarta Timur. “Untuk warga lansia dan sakit sudah dievakuasi,” kata Kepala Seksi Pengamanan dan Penyelamatan (Sipammat) Direktorat Samapta Polda Metro Jaya, AKP Ali Hajar.

Ali menjelaskan ketinggian air di lokasi 140 sentimeter dan terdampak banjir ada 16 RT di RW 08. “Banjir disebabkan luapan Kali Ciliwung, ditambah intensitas hujan tinggi,” jelas Ali Hajar. Ali juga menambahkan, sebagian warga masih ada yang bertahan di lokasi dan ketinggian air berangsur turun.

Dia juga menyampaikan anggota Sipammat terus patroli ke tempat-tempat banjir. Dia mengimbau masyarakat agar memadamkan listrik agar tidak tersengat. Air mulai naik pukul 21.00 WIB mencapai 2,5 meter, kiriman kiriman dari Bogor dan hujan deras.

“Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis, kondisi air mencapai 2,5 meter,” tutur Ketua RT 13 RW 04 Kelurahan Kampung Melayu, Sanusi. Dia menduga banjir terjadi karena luapan Kali Ciliwung. Ciliwung meluap akibat air kiriman dari Bogor dan hujan deras Rabu (27/11) malam.

Sanusi memperkirakan terdapat lima RW di Kelurahan Kampung Melayu yang kebanjiran. Sedang rumah yang terendam mencapai 300 lebih. Warga tidak dapat segera mengungsi karena menunggu petugas SAR. “Mereka standby di dalam rumah menunggu dievakuasi,” tandas Sanusi.

Hingga kemarin sore, kata Sanusi, belum ada bantuan dari pemerintah setempat untuk menangani warga kebanjiran. Seorang warga, Joni menuturkan, air mulai masuk ke permukiman sekitar 21.00 WIB dengan sangat cepat. Air langsung mencapai dua meter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.